Categories: Siak

Ribuan UMKM Ajukan Bantuan

(RIAUPOS.CO) – Ribuan UMKM sudah memasukkan persyaratan yang diperlukan agar bisa menerima bantuan Presiden berupa uang tunai untuk modal usaha sebesar Rp2,4 juta.

Hal ini dikatakan Kabid Bidang UMKM Ikhwan, didampingi Kasi UMKM Julio Karya dan Hj Herlina Khitra Dewi di ruang kerjanya Dinas Koperasi dan UMKM, Kamis (22/10/2020).

Disebutkan Ikhwan, bantuan Presiden itu tahap awal 14 Agustus, pihaknya mengajukan ke pusat sebanyak 1.539 UMKM. “Data UMKM langsung kami himpun, lalu menyampaikan ke pusat. Selanjutnya pusat memverifikasi dan diserahkan ke bank penyalur. Untuk Siak terpusat di BRI,” jelas Ikhwan.

Tahap kedua, menurut Ikhwan, 7 September 1.507 dan tahap ketiga 1.145, sehingga total untuk tiga tahap ini adalah 4.191.

Ikhwan menjelaskan, sudah berusaha bertanya kepada pihak bank, terkait sudah berapa UMKM yanh menerima bantuan. Namun, pihaknya tidak mendapatkan akses untuk itu.

“Urusan kami hanya sampai menghimpun data dan mengirimkannya ke pusat. Selanjutnya UMKM berurusan ke bank. Jadi kami sampai saat ini tidak tahu berapa UMKM yang sudah mendapatkan bantuan,” sebut Ikhwan.

Menurutnya hal itu menjadi dilema bagi petugasnya yang ada di lapangan. Tapi dengan bekal yang sudah disiapkan, petugas yang ada di 14 kecamatan, disebutkannya akan dapat melaluinya dan memberikan penjelasan yang bisa dimengerti dan diterima.

Terkait jumlah UMKM yang membeludak. Disebutkan Ikhwan, awalnya semuanya masuk dalam ruangan Dinas Koperasi dan UMKM ini. Dan tidak tertampung karena sangat banyak.

“Karena dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini, kami sepakati mereka memasukkan berkas lewat jendela dan kami melayani dari dalam,” ungkap Ikhwan.

Dikatakan Julio Karya, prosesnya tidak lama, tidak sampai satu menit, sehingga benar-benar tidak akan ada penumpukan di luar.

“Kami juga berusaha bekerja maksimal dan gerak cepat dalam memberikan pelayanan,” tambahnya.

Sementara  Hj Herlina menambahkan berkas yang sudah dihimpun langsung diserahkan ke pusat untuk diverifikasi.

“Kami tidak ingin lama-lama berada di tangan kami. Sebab 12 juta kuota yang diperebutkan dan tentunya semua UMKM berharap mendapatkannya,” ungkap Hj Herlina.

Jh Herlina juga memastikan pengurusan bantuan tidak dipungut biaya dan uangnya dapat ditarik semua agar berputar dan ekonomi bergerak.

“Kami dari Diskop UMKM menghimpun data sesuai dengan persyaratan dengan ketentuan verifikasi selanjutnya urusan ada di pusat,” ucapnya.(adv)

 

    
    
   

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Langgar Aturan Keimigrasian, Seorang Perempuan WN Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menindak tegas WN Malaysia berinisial MMM dengan sanksi deportasi…

14 jam ago

Titik Api Baru Muncul di Batang Gansal, Tim Gabungan Berpacu Padamkan Karhutla Inhu

Titik Karhutla baru melanda 20 hektare lahan di Batang Gansal, Inhu. Upaya pemadaman tim gabungan…

14 jam ago

Galodo Terjang Solok: Kantor Bupati Hingga Jalur Utama Solok-Padang Lumpuh Total

Banjir bandang (galodo) menerjang Kabupaten Solok pada Senin malam. Akses jalan utama Solok-Padang lumpuh total…

14 jam ago

Tujuh Pejabat Utama dan Kapolsek di Polres Kuansing Resmi Berganti

Tujuh posisi strategis di Polres Kuansing resmi berganti melalui sertijab yang dipimpin Kapolres AKBP Hidayat…

14 jam ago

Sertijab di Polres Rohul: Kasat Lantas dan Dua Kapolsek Resmi Berganti

Tiga posisi strategis di Polres Rohul resmi berganti. Kasatlantas serta Kapolsek Kunto Darussalam dan Rambah…

16 jam ago

Ukir Prestasi di Malang, MAN 1 Pekanbaru Rebut Medali Perak OSN 2026

Siswa MAN 1 Pekanbaru berhasil memboyong medali perak bidang Informatika dan predikat Best Business Case…

17 jam ago