Categories: Siak

Mandi di Sungai Jantan, Dua Siswa SMA Tenggelam

SIAK (RIAUPOS.CO) – Dua siswa SMA tenggelam saat mandi di belakang Pelabuhan Lasdap Siak, Kamis (19/5) siang. Kedua korban bernama Yoga anak Novrizal, dan Dehan anak Doni Apridon kedua orang tua korban merupakan anggota Satpol PP Kabupaten Siak.

Kepala BPBD Kabupaten Kaharuddin mengatakan, dalam upaya pencarian pihaknya menurunkan 12 personel, dibantu dari personel Damkar, Satpol PP, personel Polsek, Polair, dan Dishub serta Basarnas.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang juga ikut membantu pencarian. Semoga kedua korban dapat segera ditemukan," ucap Kaharuddin yang mengaku dekat dengan kedua orang tua korban.

Sementara itu, Asisten I Setkab Siak Fauzi Asni juga meninjau situasi pencarian kedua korban yang merupakan putra Siak. Seorang ibu, yang disebut warga merupakan ibu salah satu korban memanggil nama anaknya sambil menangis. Dia meminta agar anaknya pulang karena dia ingin jumpa. "Di mana kau nak, mama ingin jumpa," ucapnya.

Dari penjelasan Ilham, siswa Madrasah Aliyah dan teman sepermainan kedua korban mengatakan, awalnya dia dan beberapa temannya mandi hujan di belakang pelabuhan. Tak lama datang kedua korban dan temannya bernama Hapis. Lalu mereka menuju boat yang ditambat.

Selanjutnya Hapis melompat ke sungai dan berenang menuju pelabuhan. Melihat Hapis hampir sampai pelabuhan, lalu melompat Dehan, belakangan melompat juga Yoga. "Saat itu arus memang sedang deras. Melihat Yoga hampir tenggelam, lalu Dehan coba menolong," jelas Ilham.

Ternyata Dehan yang coba menolong Yoga juga kesulitan. Melihat itu, Hapis berusaha ingin menolong, namun ketika sampai di titik kedua temannya berada, kedua temannya sudah tenggelam. "Saya melihat Hapis berusaha menyelam di arus yang deras itu, namun dia tidak menemukannya. Lalu Hapis berenang ke darat, dan kami bersama-sama mencari bantuan," terang Ilham.

Disebutkan Ilham, ia dan Hapis melaporkan kejadian tenggelamnya kedua temannya kepada petugas Dishub yang sedang berdinas di pelabuhan tersebut. Saat itu juga dilakukan pertolongan.  

"Ketika sebagian teman kami memilih pulang sebab saat itu ada sekitar 11 orang di sana, dari beberapa sekolah. Saya tetap bertahan. Saya sedih melihat mereka dan berharap mereka selamat. Mereka teman sepermainan saya," ucap Ilham dengan mata berkaca-kaca.

Ayah Ilham bernama Tambah Hasibuan yang didampingi ibunya Sri Hartati, mengatakan anaknya memang tidak bisa berenang, makanya dia tidak ikut melompat ke sungai, hanya mandi hujan saja di pelabuhan. "Dulu kami tinggal di tepi sungai, tapi Ilham memang tidak pernah mau mandi dan berenang di sungai," sebut Tambah Hasibuan.

Makanya ketika mendengar kabar ada yang tenggelam, ibunya langsung bergegas ke lokasi kejadian, khawatir terjadi apa-apa pada putranya. Ternyata kedua korban sebenarnya bisa berenang. Dan entah bagaimana Yoga diduga kelelahan, lalu ditolong oleh Dehan.

Karena Dehan tak bisa menolong, dibantu satu temannya. Saat itulah Dehan dan Yoga tenggelam karena tak bisa diselamatkan temannya tersebut.(mng)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

2 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

2 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

2 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

2 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

2 hari ago