kampung-teluk-lanus-kembali-disatroni-harimau
SIAK (RIAUPOS.CO) – Baru dua bulan lalu seekor harimau memangsa manusia dan berhasil ditangkap. Kini harimau kembali menyatroni Kampung Teluk Lanus, Kabupaten Siak. Demikian dikatakan penghulu terpilih Syahroni.
Menurut Syahroni, harimau memangsa ayam warga pada Senin (15/11) sekitar pukul 02.00 WIB. Meski harimaunya tidak terlihat, namun jejaknya, cakarannya menunjukkan bahwa apa yang terjadi merupakan ulah harimau.
"Ada ceceran darah ayam, jejak kaki-kaki, kandang dirusak dan cakaran di kayu kandang ayam," jelas penghulu yang baru terpilih Syahroni. Menurut Syahroni jumlah harimau lebih lima ekor, karena daerah itu memang habitatnya.
"Kami sudah mengimbau warga untuk berhati-hati. Tidak keluar rumah lagi jika hari sudah senja," ungkap Roni.
Roni juga meminta warga untuk berhati-hati ketika pergi ke kebun. Usahakan berada di kebun tidak sendiri dan selalu waspada.
"Bagi kami, hal ini masalah sangat serius. Meski kami berada di kampung habitat harimau dan buaya, kami ingin bertahan di sini. Sebab ini kampung kami," kata Roni.
Roni meminta pihak terkait ikut membantu, sehingga ada solusi atas situasi ini. Atas kejadian ini, aktivitas warga menjadi sangat terbatas dan membuat waswas setiap akan beraktivitas di luar rumah, terutama di kebun. Roni sangat mengharapkan ada solusi atas situasi ini. Sehingga warga dapat kembali tenang dalam beraktivitas.
Sementara kasus dua bulan sebelumnya, harimau memangsa warga yang bekerja di salah satu perkebunan. Beberapa hari kemudian harimau berhasil ditemukan. Informasi yang diperoleh dari Kasat Reskrim Polres Siak AKP Noak yang turun ke lokasi kejadian, menemukan sejak harimau berbagai ukuran, ada yang masih basah, ada juga yang sudah mengering.
"Saya yakin jumlahnya beberapa ekor. Sebab ukuran jejaknya berbeda beda," terangnya, belum lama ini.(mng)
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…