Bupati Siak Alfedri bersama Direktur Pembiayaan BRK Syariah Tengku Irawan disaksikan Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho menandatangani prasasti tanda diresmikannya Kedai BRK Syariah Kampung Belutu dan Dayun di Kampung Belutu, Kandis, Jumat (8/3/2024). (diskominfo siak untuk riaupos.co)
RIAUPOS.CO – Bupati Siak Alfedri menggunting pita grand opening Kedai Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) Kampung Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Jumat (8/3) lalu. Dengan hadirnya Kedai BRK Syariah di Kampung Belutu ini, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyimpan dananya atau meminjam untuk keperluan perkebunan atau usaha lainnya.
Bupati mengatakan, dengan adanya Kedai BRK Syariah ini, pertumbuhan ekonomi menjadi meningkat, dan pergerakan usaha pun juga menggeliat. Hadirnya bank ini, menjadi cikal bakal berkembangnya suatu kampung.
“Kami harapkan ke depan Kampung Belutu menjadi daerah berkembang dan ekonomi masyarakatnya tumbuh pesat,” kata bupati.
Kampung Belutu ini merupakan kampung terbaik di tingkat Kabupaten Siak dan dipersiapkan menjadi pusat kotanya kecamatan baru. “Kampung Belutu merupakan hasil pemekaran Kecamatan Kandis, dan akan menjadi Kecamatan Kandis Selatan,” terang bupati.
Disebutkan bupati, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya terkait persyaratan adminitrasi di tingkat kementerian dan peraturan daerah (Perda) juga sudah disahkan “Semoga dalam waktu dekat bisa lahir kecamatan baru yaitu Kecamatan Kandis Selatan dengan kotanya atau pusat pemerintahannya di Kampung Belutu,” ungkap bupati.
Di waktu yang sama diresmikan juga Kedai BRK Syariah Dayun. Dengan meresmikan dua kedai ini, dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Direktur Pembiayaan BRK Syariah Tengku Irawan mengatakan Kedai BRK Syariah Kampung Belutu dan Kedai BRK Syariah Dayun ini sudah satu tahun beroperasi dan baru sekarang dilakukan grand opening.
“Dapat kami laporkan bahwa selama 1 tahun beroperasi nilai transaksi di kedai kampung belutu ini mencapai Rp8 miliar lebih dan sedangkan permohonan pinjaman di angka Rp16 miliar lebih,” ungkapnya.(ifr)
RSUD Arifin Achmad Riau kini didukung 104 dokter subspesialis dan mempercepat transformasi digital layanan melalui…
PLN UID Riau dan Kepri mengunjungi redaksi Riau Pos di Hari Pers Nasional. Kunjungan ini…
Sebanyak 3.500 anak di Bengkalis putus sekolah selama 2024-2025. Faktor ekonomi jadi penyebab utama, pemerintah…
Kecelakaan di Jalan Paus Pekanbaru, sepeda motor yang ditumpangi tiga pelajar menabrak truk parkir. Satu…
Masjid Al Kastoeri di Rumbai Barat resmi menjadi Masjid Paripurna ketiga Pekanbaru. Masjid hibah senilai…
Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…