Categories: Siak

Tebas Istri, Golok Menempel di Leher, Suami di Siak Ini Gantung Diri

SIAK (RIAUPOS.CO) — Seorang ibu rumah tangga di Kampung Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, bernama Novi (30) tewas ditebas suami dengan golok masih menempel di leher pada Jumat (11/3/2022) petang.

Novi meregang nyawa, saat berusaha berlari ke rumah orang tua, yang berjarak beberapa meter dari rumahnya. Korban diduga dibunuh oleh suaminya bernama Ainun (32).

Demikian dikatakan Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto melalui Kasat Reskrim Iptu Rahmad Wibowo yang akrab disapa Rambo pada Sabtu (12/3/2022) siang.

Penganiayaan berat itu, menurut Rambo, diawali dengan keributan antara korban dan pelaku. Petang itu, korban pulang dari perwiridan dengan membawa makanan lalu singgah di rumah orang tuanya.

"Orang tua korban sempat menanyakan apakah makanan yang dibawa dari perwiridan itu sudah dibagi kepada suaminya atau belum," jelas Rambo.

Ditanya seperti itu, korban pulang ke rumahnya membawa makanan itu. Tak lama, anak korban berteriak-teriak datang ke rumah orang tua korban, mengabarkan ibunya ribut dengan ayahnya.

"Nenek,,, Kakek,,,, ibu dan ayah berkelahi, teriak anak korban,” terang Kasat Reskrim.

Mendapat kabar itu, orang tua korban bergegas ke luar rumah. Baru saja keluar, kata Kasat Reskrim lebih jauh, mereka melihat anaknya berlari menuju rumah mereka dengan posisi parang yang masih menancap di lehernya.

"Sekitar 1 meter dari rumah orang tuanya, korban tumbang dengan posisi parang yang masih tetap menancap di leher," kata Rahmad Wibowo.

Saat ini pihaknya sedang memburu suami pelaku. Menurut Rambo, untuk sementara korban ditebas diduga karena cemburu.

"Saat ini kami sedang melakukan pengembangan dan memburu terduga pelaku," ucapnya.

Setelah dilakukan pengembangan, pada Sabtu (12/3) tengah hari, terduga pelaku atau suami korban ditemukan tewas gantung diri di salah satu rumah warga.

Saat ini jasad terduga pelaku sedang dievakuasi.

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Diduga Berbau Busuk, Enam Sekolah di Inhu Tolak Makanan MBG

Enam sekolah di Rengat Barat, Inhu, menolak MBG karena ayam goreng diduga beraroma busuk. SPPG…

24 menit ago

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

23 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

24 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

1 hari ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

1 hari ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

1 hari ago