bupati-bangga-atlet-siak-mendulang-medali-di-pon-xx-papua
SIAK (RIAUPOS.CO) – Sejumlah atlet Kabupaten Siak, berhasil mengharumkan nama Riau pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021.Ajang olahraga bergengsi tingkat nasional itu, tentu saja menjadi ukuran kerja keras dan perjuangan para atlet, terutama atlet kebanggaan Siak.
Bupati Siak Alfedri sangat bangga atas prestasi putra-putri Siak yang membawa harum nama daerah di tingkat nasional. Mereka adalah Dwi Angga Mayudha dan Ayu Pani, keduanya merupakan atlet cabang olahraga anggar berhasil mendapatkan medali emas. Serta Muhammad Afdi dari cabor panahan dan Tengku Anggito Wicaksono dari cabor sepatu roda.
Tentunya, prestasi yang diraih tersebut tentu tidak lepas dari semangat dan disiplin tinggi dalam berlatih yang akhirnya membuahkan hasil. "Saya berharap, para atlet Siak lainnya, untuk terus memupuk semangat dan disiplin berlatih agar bisa bersaing dengan atlet daerah lain. Jangan berhenti sampai di sini, teruslah mengukir prestasi,"ungkap Bupati Alfedri.
Siak mengirim 13 atlet terbaik dan beprestasi yang tergabung di enam cabor, yakni sepatu roda, wushu, panahan, basket, takraw, dan angkat berat. "Selain 13 atlet, KONI Kabupaten Siak juga mengirimkan enam pelatih terbaiknya,"kata Bupati Alfedri.
Lebih jauh dikatakan Bupati Alfedri, pihaknya sedang menyiapkan hal terbaik untuk kepulangan mereka.
Atlet anggar Ayu Pani dan Dwi Angga Mayudha berasal dari Kecamatan Minas, masing-masing dari nomor floret beregu putri dan degen untuk beregu putra mendapatkan medali emas. Keduanya memperkuat tim Riau pada PON XX Papua 2021.
Atas raihan itu, secara beregu berhasil mengantarkan Riau juara umum di cabang olahraga anggar dengan mengumpulkan lima emas, empat perak dan satu perunggu.
Selain Ayu dan Dwi, atlet asal Siak lainnya adalah Muhammad Afdi dari cabor panahan dan Tengku Anggito Wicaksono dari cabor sepatu roda. Keduanya berasal dari Kecamatan Siak dan meraih medali perunggu, Anggito ikut di nomor sprint 300 meter, dan M Afdi untuk nomor beregu nasional.(ifr)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…