ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – Kabar baik datang bagi ribuan tenaga honorer atau non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang belum lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dan II tahun anggaran 2024. Mereka tetap akan dipekerjakan dan tak perlu khawatir dirumahkan.
Tenaga honorer ini akan tetap menjalankan tugasnya di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan gaji yang akan tetap dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rohul tahun 2025.
Adapun syaratnya, tenaga non-ASN tersebut harus sudah aktif bekerja minimal dua tahun terakhir secara terus menerus, tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), telah mengikuti seluruh tahapan seleksi PPPK 2024, namun belum berhasil lolos atau tidak mendapat penempatan formasi.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul, Erfan Dedi Sanjaya, menyampaikan bahwa jumlah tenaga honorer yang tidak lolos seleksi cukup besar, yakni 626 orang di tahap I dan 1.061 orang di tahap II.
“Pemkab Rohul tetap memberi mereka ruang untuk bekerja di OPD. Gaji mereka akan tetap dialokasikan dari APBD hingga nanti ada kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait pengangkatan PPPK, baik paruh waktu maupun penuh waktu,” jelas Erfan.
Ia juga menegaskan bahwa semua kebijakan ini berjalan sesuai aturan yang berlaku dan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB untuk informasi selanjutnya mengenai status pengangkatan tenaga honorer menjadi ASN.(epp)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…