Kepala Bappeda Rohul: Drs H Yusmar MSi
ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – RENCANA Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahun Anggaran 2025 saat ini masih dalam tahap pembahasan intensif antara Kelompok Kerja (Pokja) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul.
Kepala Bappeda Rohul Drs H Yusmar MSi, Senin (4/8) menjelaskan, pihaknya menargetkan pembahasan hingga finalisasi RKPD Perubahan 2025 dapat diselesaikan paling lambat pada pekan ketiga Agustus 2025.
’’Saat ini masih berlangsung pembahasan RKPD Perubahan 2025. Kita sudah berikan waktu satu pekan kepada OPD, tapi belum ditemukan titik terang. Karena ada banyak usulan perubahan dan penambahan program dari masing-masing OPD. Padahal, kondisi saat ini menuntut efisiensi anggaran. Idealnya, perubahan bukan hanya soal penambahan, tapi juga pengurangan atau penyesuaian program,’’ ujarnya.
Yusmar menegaskan, perubahan RKPD juga disebabkan oleh adanya program yang tidak bisa dilaksanakan pada tahun berjalan karena berbagai alasan, seperti nomenklatur yang tidak sesuai, waktu pelaksanaan yang tidak cukup atau kendala teknis lainnya.
‘’Perubahan dilakukan sebagai penyesuaian terhadap efisiensi dan kondisi riil. Jika memang ada kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan, maka harus diganti dengan program lain yang lebih realistis dan relevan dengan menyesuaikan program visi misi Bupati dan Wakil Bupati Rohul,’’ jelas mantan Kadis Kominfo Rohul itu.(adv)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.