Categories: Pelalawan

Lanjutkan Pembangunan Jalan Utama Desa Ransang

PELALAWAN (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur menjadi impian masyarakat, hanya saja kondisi tersebut belum dirasakan masyarakat Desa Ransang Kecamatan Pelalawan. Masih terdapat jalan khususnya jalan lintas umum Desa Ransang yang belum dibangun Pemkab Pelalawan, baik pengaspalan ataupun semenisasi.

Warga berharap agar Pemkab Pelalawan melalui instansi terkait segera merealisasikan keinginan mereka tersebut.

“Sudah belasan tahun masyarakat Desa Ransang mendambakan jalan kampung mereka diaspal. Pasalnya, saat ini terdapat sekitar 1,5 Kilometer jalan lintas utama Desa tersebut yang belum dibangun Pemkab Pelalawan. Kami berharap dinas terkait segera membangun jalan ini,” kata Camat Pelalawan Yusman Effendi SE, Ahad (28/7).

Diungkapkannya, jalan utama lintas umum Desa Ransang ini merupakan akses keluar dan masuk masyarakat setempat menuju Ibukota Pelalawan (Pangkalan Kerinci,red) untuk meningkatkan ekonomi. Jika pembangunan ini tidak segera direalisasikan, kondisi ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut. Seperti terjadinya kecelakaan lalulintas.

“Apalagi jika musim hujan, jalan itu menjadi becek dan licin, sehingga sangat sulit dilalui dan dikeluhkan warga. Belum lagi kondisi jalan ini yang banyak ditemukan lubang cukup dalam dan membahayakan para pengemudi kendaraan. Kami sudah berulang kali mengajukan pembangunan jalan ini, tapi sampai saat ini pembangunnnya masih belum terlaksana,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebelumnya jalan sepanjang 5 Km tersebut sudah dibangun pemerintah daerah sepanjang 3,5 Km, sehingga saat ini masih ada sisa sepanjang 1,5 Km yang belum tersentuh pembangunan.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan Irham Nisbar ST mengatakan, Pemkab Pelalawan memastikan akan merealisasikan pembangunan insfrastruktur masyarakat Kabupaten Pelalawan, khususnya Desa Ransang.

Hanya saja, mengingat kondisi anggaran terbatas, maka pembangunan dilakukan dengan skala prioritas. “Jika pada 2024 ini tidak bisa kita realisasikan, Insya Allah akan direalisasikan pada 2025 mendatang. Untuk itu, kami berharap agar masyarakat dapat bersabar,” tutupnya.(amn)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Waterbarrier Digeser, Pengendara Tetap Terobos Jembatan Sinambek

Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.

7 jam ago

Jelang Imlek 2026, Lalu Lintas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Melonjak 35 Persen

Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…

8 jam ago

Jawab Tantangan Iklim Tropis, RS Awal Bros Hadirkan Solusi Kesehatan Rambut

RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…

8 jam ago

Ramp Check Gabungan di Siak, Pastikan Bus dan Angkutan Barang Laik Jalan

Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…

9 jam ago

Wabup Rohul Hadiri Bolimau Adat, Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Tradisi bolimau adat di Luhak Kepenuhan jadi momentum sucikan diri dan pererat ukhuwah jelang Ramadan…

9 jam ago

Lewat Metode Saminiyyah, Dosen UIR Bimbing Disabilitas Belajar Al-Qur’an

UIR gelar PkM bimbingan spiritual dan baca tulis Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas di Riau bekerja…

10 jam ago