DOK/RIAUPOS.CO
KERUMUTAN (RIAUPOS.CO) – Tim Reskrim Polsek Kerumutan meringkus seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial SAS (34) di Jalur I, Desa Beringin Makmur, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Rabu (24/7) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.
Polisi berhasil menyita barang bukti berupa tas sandang yang berisi satu paket kecil yang diduga sabu-sabu, dibungkus dengan plastik bening klep merah, uang tunai Rp500 ribu dan handphone warna biru langit.
Pengungkapan tersebut berawal ketika personel Reskrim Polsek Kerumutan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kerumutan, melakukan patroli, setelah mendapat informasi tentang peredaran narkotika di Dusun Sidomulyo Desa Beringin Makmur.
Atas informasi dari masyarakat, Tim Reskrim Polsek Kerumutan langsung turun melakukan penyelidikan ke tempat kejadian dan menemukan seorang laki-laki yang mencurigakan.
Tanpa perlawanan, pelaku berhasil diringkus dan diamankan. Selanjutnya dilakukan pengeledahan dengan disaksikan Ketua RT setempat. Hingga di dalam tas sandang yang digantung di leher ditemukan satu paket kecil sabu siap edar dan uang tunai Rp500 ribu. Selanjutnya pelaku digelandang ke Polsek bersama barang bukti untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kapolsek Kerumutan Ipda Jerri Paulus Sinaga SH ketika dikonfirmasi, Kamis (25/7) membenarkan adanya penangkapan pelaku diduga pengedar narkoba jenis sabu tersebut.(amn)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.