Syafrizal Wakil Ketua DPRD Pelalawan
PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – DPRD Pelalawan secara tegas mengharapkan kepada pihak PLN ULP Pangkalan Kerinci dan BUMD Tuah Sekata agar meningkatkan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan dengan menghindari pemadaman listrik.
“Jadi, sudah seharusnya memang secara rutin PLN dan BUMD melakukan perawatan gardu, travo dan jaringan terutama memasuki bulan Ramadan hingga berakhir nanti tidak ada kendala. Sehingga umat muslim melaksanakan salat lima waktu, tarawih, sahur hingga buka puasa di bulan suci Ramadan 1445 menjadi lebih khusuk,” terang Wakil Ketua DPRD Pelalawan H Syafrizal.SE kepada Riau Pos, Rabu (6/3) di ruang kerjanya.
Ditambahkan Syafrizal yang juga menjabat Ketua DPC PDIP Pelalawan ini, pihaknya juga berharap agar semua dilakukan pengecekan dan perawatan dengan baik, sehingga tidak fatal nantinya terjadi kerusakan pada saat bulan Ramadan. PLN dan BUMD juga sejak dini harus melakukan cross cek jaringan di lapangan, agar menghindari kerusakan- kerusakan, sehingga memasuki Ramadan semua jaringan ready tanpa ada masalah.
Menanggapi hal tersebut, Direktur BUMD Tuah Sekata Pelalawan Tengku Efrisyah Putra menjelaskan, pihaknya telah merampungkan sejumlah persiapan antisipasi agar tidak terjadi pemadaman listrik saat umat muslim melaksanakan ibadah. Dengan demikian, maka masyarakat muslim di Negeri Seiya Sekata ini dapat melaksanakan ibadah Ramadan nantinya dengan khusuk.
Sedangkan persiapan antisipasi yang dilakukan pihaknya, di antaranya perbaikan jaringan, perawatan trafo dan gardu serta mengganti jaringan yang sudah tidak layak pakai.
“Ya, Alhamdulillah, saat ini persiapan kami untuk menjamin penerangan listrik selama bulan Ramadan nantinya sudah 90 persen. Sedangkan kesiapan ini sudah jauh-jauh hari kami lakukan, sehingga kerusakan jaringan yang akan mengakibatkan pemadaman listrik pada pelaksanaan Ramadan nantinya dapat dihindari,” terangnya.
Dikatakan Direktur Perusahaan umum milik daerah (Perumda) yang akrab disapa Putra ini, untuk 10 persennya yakni, pemotongan dahan-dahan dan ranting pohon yang mengganggu jaringan. Pasalnya, dahan dan ranting pohon ini sangat fatal dan bisa menyebabkan terjadinya trip down yang mengganggu perangkat jaringan.
“Jadi, kami berharap agar masyarakat dapat membantu petugas di lapangan dengan tidak menghalang-halangi petugas bekerja melakukan pemotongan dahan-dahan dan ranting pohon yang mengganggu jaringan di sekitar pemukiman warga,” tutur Putra.
Ditambahkan Putra, pihaknya telah melakukan berbagai upaya maksimal agar pemadaman listrik tidak terjadi di saat bulan Rama ini. Namun demikian, tentunya jika terjadi hal-hal di luar dugaan, tentunya pihaknya tidak bisa berbuat banyak.
“Intinya, persiapan sudah kami lakukan dengan sangat maksimal maksimal. Dan kita menjamin tidak akan terjadi pemadaman listrik selama ramadan. Kecuali jika terjadi hal-hal di luar dugaan seperti kondisi cuaca ekstrim, sehingga mengancam kerusakan trafo dan jaringan.(lim)
Laporan MUHAMMAD AMIN, Pangkalankerinci
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…
Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…
Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…
Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…