Syahrul Syarif
PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO)- Menangkap ikan menggunakan cara tradisional seperti menggunakan jaring dinilai ramah lingkungan, karena tidak merusak ekosistem biota laut dan sungai. Tradisi menangkap ikan cara tradisional tersebut masih terus dilakukan oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Pelalawan.
Untuk itu, guna mempertahankan tradisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pelalawan kembali akan menggelar festival menangkap ikan patin kualo pada 2024 ini.
Kegiatan yang akan dipusatkan di Kecamatan Teluk Meranti ini nantinya, akan diikuti peserta seluruh nelayan dan beberapa masyarakat umum di Negeri Seiya Sekata ini.
“Kami akan menggelar festival menangkap ikan dan jenis ikan patin kualo. Di mana kegiatan yang direncanakan akan digelar pada bulan akhir April mendatang atau setelah Hari Raya Idulfitri 1445 H, mengambil tema ‘Menagkap Ikan Ramah Lingkungan’,” terang Kepala Diskan Kabupaten Pelalawan Ir M Syahrul Syarief MSi, Jumat (2/2).
Diungkapkannya, tujuan kegiatan ini digelar pihaknya, untuk melestarikan budaya tradisional lokal. Serta sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat lainnya tentang cara-cara penangkapan yang sesuai aturan.
“Intinya, festival ini digelar untuk mengingatkan masyarakat tidak mencari ikan dengan cara-cara yang merusak lingkungan. Seperti menyentrum dan memakai bahan kimia berbahaya,” ujarnya.
Ditambahkan Syahrul, festival ini nantinya akan dibuka Bupati Pelalawan H Zukri untuk memperebutkan piala Bupati Pelalawan dan hadiah lainnya. Untuk itu, dirinya berharap kegiatan ini nantinya dapat berjalan dengan lancar dan sukses serta banyak diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan.(amn)
DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh langkah Pemko mematangkan pembangunan Jalan Lingkar 70 guna mengurai kemacetan…
Warga Lorong Karya Bersama Parit 16 Tembilahan, Inhil, terpaksa bergotong-royong mengecor jalan rusak secara swadaya…
Anggaran perjalanan dinas (SPPD) anggota DPRD Kuansing pada APBD Murni 2026 menyentuh Rp10,4 miliar dan…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa Rumah Dinas Wali Kota terbuka bagi warga yang…
The Zuri Hotel Pekanbaru menggelar paket makan malam "Flames and Flavours – All You Can…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menindak tegas WN Malaysia berinisial MMM dengan sanksi deportasi…