Bunda PAUD Kuansing Hj Yulia Suhardiman foto bersama pengurus IGTKI Kuansing saat acara Porseni di Bengkalis, Selasa (28/5/2024). (Mardias can / riau pos)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)- Sebuah prestasi membanggakan kembali diukir oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kuantan Singingi (Kuansing) dalam kegiatan Lomba Porseni tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis, Selasa (28/5) malam.
Ketua IGTKI Kuansing, Gustinur SPd kepada Riau Pos, Rabu (29/5) menyebutkan, IGTKI Kuansing berhasil meraih tiga penghargaan, masing-masing juara 1 lomba parade budaya, juara 2 lomba pembuatan alat pelajaran dan, juara harapan 3 lomba sandiwara boneka.
“Kita menampilkan parade dengan tema “Mangonji”. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh peserta Porseni IGTKI Kuansing yang telah menyumbangkan tenaga pikiran dan waktunya, sehingga mendapatkan hasil yang terbaik,’’ kata Gustinur.
‘’Tidak lupa juga kami haturkan ribuan terimakasih kepada Pemerintahan Kuansing yang telah memberikan dukungan serta bantuan kepada IGTKI-PGRI Kuansing, sehingga kami dapat mengharumkan nama baik Kuansing,” katanya lagi.
Gustinur membeberkan, pemenang lomba juara 1 dalam Porseni tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis itu akan dipersiapkan untuk mengikuti lomba mewakili Provinsi Riau di Jakarta.
“Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Kuansing. Dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, kita mampu meraih 3 penghargaan. Prestasi ini tentu tidak terlepas dari kekompakan anggota dan bimbingan dari semua pihak,”ungkap Gustinur.(yas)
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…
Kecelakaan dua sepeda motor di Jalan Diponegoro Pekanbaru menyebabkan lima remaja terluka dan dilarikan ke…
Bupati Rohul menegaskan dukungan penuh kepada APH memberantas narkoba usai warga Desa Bonai resah peredaran…
Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.