Hewan ternak warga Hulu Kuantan saat ini mulai diikat, Sabtu (13/1/2024). Hal itu mengingat terdeteksinya penyakit menular yang mengakibatkan kematian pada sapi. (MARDIAS CAN/RIAUPOS.CO)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Sebagian warga Kabupaten Kuansing yang berternak sapi, mulai resah. Pasalnya, beberapa ekor sapi sejak sebulan terakhir banyak yang mati secara mendadak.
Salah seorang warga Desa Sumpu, Kecamatan Hulu Kuantan, Agussalim kepada Riau Pos, Ahad (14/1) menyebutkan, sejak sepekan terakhir sudah tiga ekor sapinya mati mendadak.
’’Sapi saya itu tiba-tiba mati mendadak. Padahal dua hari sebelumnya, sapi tersebut masih terlihat sehat. Yang saya takutkan, penyakit ini menular. Sehingga akan menular ke sapi masyarakat yang lain,’’ kata Agusalim.
Menaggapi hal itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan Kabupaten Kuansing, Andriyama melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh Asrul mengatakan, sebelumnya ada laporan dari masyarakat terkait adanya hewan ternak yang mati mendadak.
‘’Kita sudah turun ke lapangan beberapa waktu lalu. Kalau dilihat dari gejalanya, berkemungkinan virus jembrana komplikasi parasit darah dan diare ganas. Kalau data dari petugas kita di lapangan, sudah lebih 10 ekor sapi yang mati,’’ kata Asrul.
Asrul menyebutkan, untuk antisipasi penyebaran virus ini, akan dilakukan pemberian vaksin khusus sapi Bali yaitu vaksin hembrana.(hen)
Laporan MARDIAS CAN, Telukkuantan
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…