Categories: Kuantan Singingi

Portal Jalan Picu Antrean Truk di Kuansing, Begini Penjelasan Bupati

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengambil langkah tegas untuk melindungi infrastruktur jalan kabupaten dari kerusakan akibat truk over kapasitas (ODOL). Sejak dua pekan terakhir, sejumlah ruas jalan kabupaten dipasangi portal pembatas oleh Dinas Perhubungan atas instruksi Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby MM.

Tiga titik jalan yang kini dipasangi portal yakni Jalan Desa Teratak Air Hitam, Jalan Lingkar Desa Muaro Sentajo, dan Jalan Simpang Mangga, Kelurahan Pasar Benai, Kecamatan Benai.
Ketiga ruas tersebut merupakan jalan kabupaten yang menjadi akses penghubung menuju jalan provinsi dan nasional, sehingga sering dilalui kendaraan besar milik perusahaan yang beroperasi di Kuansing.

Akibat kebijakan itu, sejumlah truk terpaksa antre di pinggir jalan karena tidak dapat melintas. Bahkan, beberapa sopir nekat menabrak portal hingga bengkok, sementara sebagian lainnya diduga dilepas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menanggapi hal ini, Bupati Suhardiman Amby menegaskan bahwa pemasangan portal dilakukan demi menjaga aset daerah.
“Menegakkan aturan di negara kita memang berat. Tapi kalau kita menyerah, aset daerah akan luluh lantak,” ujar Suhardiman kepada Riau Pos, Rabu (12/11).

Menurutnya, jalan-jalan kabupaten dibangun dengan dana rakyat Kuansing, tetapi sering rusak akibat kendaraan ODOL milik perusahaan luar daerah.
“Plat kendaraan mereka bukan BM, pajak tak dibayar di Riau, tapi debu dan polusinya dirasakan warga Kuansing. CSR pun tidak jelas,” tegasnya.

Ia menambahkan, jalan hanya bisa dibuka untuk truk besar jika perusahaan memenuhi syarat, seperti membuat perjanjian kerja sama (MoU) dengan pemerintah daerah, memenuhi tanggung jawab sosial, serta menyesuaikan muatan sesuai kelas jalan.

“Kalau mau lewat dengan mobil di atas 12 ton, silakan. Tapi bangun dulu jalan beton kelas A. Jalan kita ini kelas C, tidak boleh dilewati truk ODOL,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi, menyampaikan bahwa portal sudah dibuka kembali sejak Selasa (11/11) malam setelah adanya pertemuan antara pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Benai.
“Portal dibuka demi kepentingan masyarakat luas. Setelah koordinasi dengan datuk-datuk dan tokoh masyarakat Benai, arus lalu lintas kini sudah normal,” jelas Hendri, Rabu (12/11) sore.(dac)

Redaksi

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

1 jam ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 jam ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 jam ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

3 jam ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

3 jam ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

24 jam ago