Personel Satlantas Polres Kuansing Aiptu Mastur memberikan contoh pemakaian helm yang benar kepada murid SD dan SMP Kecamatan Gunung Toar, Senin (1/4/2024). (SAT LANTAS POLRES KUANSING UNTUK RIAUPOS.CO)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuansing bekerja sama dengan Indonesia Driving Center (ISDC) telah melaksanakan program police go to school, sosialisasi dan edukasi keselamatan berkendara untuk tingkat SD, SMP dan SMA di wilayah hukum Polres Kuansing, Senin (1/4) pagi.
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH melalui Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Boy Setiawan SAP MSi kepada wartawan, Senin (1/4) mengatakan, kegiatan tersebut dilangsungkan di SMPN 1 dan SDN satu atap Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar.
‘’Kami turunkan tim yang siap menjadi guru terkait edukasi dan sosialisasi tentang keselamatan berkendara yaitu Aiptu Mastur, Bripka Rio, Brigadir Elvi, Bripda Zihan, serta tim dari Indonesia Driving Center (ISDC),’’ kata Boy Setiawan.
Boy Setiawan berharap, dengan sosialisasi yang ditujukan kepada anak didik yang didampingi tenaga pengajar ini bisa menularkan ilmu pentingnya menjaga keselamatan dalam berkendara, terutama roda dua.
‘’Sasaran dari kegiatan ini adalah para siswa dan siswi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain adalah terciptanya kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara di kalangan siswa dan siswi. Melalui sosialisasi dan edukasi yang diberikan, diharapkan para siswa dan siswi dapat lebih memahami aturan berlalu lintas dan menerapkannya dengan baik saat berada di jalan raya,’’ kata Boy Setiawan.
Selain itu, Boy Setiawan juga mengimbau kepada pelajar untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas. Aturan lalu lintas yang dibuat tersebut tentunya membantu pengendara terhindar dari kecelakaan.
‘’Kami mengimbau kepada pelajar untuk tidak melakukan balap liar dan ugal-ugalan di jalan raya. Tindakan ugal-ugalan di jalan raya bukan saja membahayakan diri sendiri tapi juga mengancam keselamatan orang lain,’’ sebut Boy Setiawan.(yas)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…