Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH (Istimewa)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Ruas Jalan Rusdi S Abrus, mulai dari kawasan Sport Center hingga kompleks Kantor Bupati Kuansing, sebelumnya dikenal sebagai lokasi balap liar yang kerap dilakukan remaja, baik di luar Ramadan maupun saat bulan suci. Namun kini, aktivitas tersebut mulai berkurang setelah Polres Kuansing menghadirkan kegiatan Fun Night Run Green Policing atau balap lari malam sebagai alternatif positif.
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH mengatakan, melihat tingginya antusiasme remaja pada kegiatan perdana, pihaknya berencana menggelar balap lari tersebut dua kali dalam sepekan.
“Kita melihat semangat anak-anak muda sangat luar biasa. Karena itu, kegiatan ini akan kita laksanakan dua kali dalam sepekan agar menjadi wadah positif untuk menyalurkan energi mereka serta mencegah balap liar dan kenakalan remaja,” ujar Hidayat Perdana, kemarin.
Ia mengaku tidak menyangka kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut mendapat sambutan besar dari kalangan remaja. Menurutnya, hal itu menjadi potensi positif yang perlu difasilitasi agar aksi kebut-kebutan di jalan dapat ditekan.
Polres Kuansing menilai kegiatan ini menjadi salah satu langkah efektif untuk mengurangi balap liar sekaligus mengarahkan remaja pada aktivitas yang lebih bermanfaat.
Hidayat menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Kapolda Riau dalam menekan kenakalan remaja, dan menjadi perhatian khusus bagi jajaran Polres Kuansing untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Dan ini akan menjadi atensi kami Polres Kuansing,” ujarnya.(dac)
Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…
Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…
31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…
Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…
Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…
Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…