Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H Asmar usai menerima bantuan dalam rapat koordinasi BNPB Republik Indonesia di Pekanbaru, akhir pekan kemarin. (humas pemkab meranti untuk riaupos.co)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat perhatian penuh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia. Bentuk perhatian tersebut mencakup penyaluran dana siap pakai, peralatan hingga logistik penanggulangan bencana.
Informasi ini diterima pascapelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H Asmar mengikuti Rapat Koordinasi BNPB Republik Indonesia di Pekanbaru, akhir pekan kemarin.
Dalam rakor tersebut, Plt Bupati Asmar didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setiawan, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Muhlisin.
Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto SSos MM menyebutkan, pihaknya mencatat 109 bencana sejak 1-18 Januari 2024 di seluruh wilayah NKRI.
Dia juga mengingatkan setiap pemerintah daerah dapat mengajukan bantuan dana siap pakai yang telah disediakan BNPB.
“Dana siap pakai merupakan dukungan BNPB untuk penanganan darurat bencana di daerah, kami melihat kesempatan ini belum dimaksimalkan pemerintah daerah,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini, BNPB RI turut menyerahkan dukungan logistik untuk Provinsi Riau, di antaranya paket sembako, makanan siap saji, tenda, genset, perahu polyetelin, pompa, tower lamp.
Gubernur Riau H Edy Natar Nasution memaparkan terdapat 10 kabupaten/kota yang terdiri dari 41 kecamatan dan 121 desa yang saat ini terdampak banjir di seluruh Riau. Pemprov Riau, lanjut Gubri, telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi untuk jangka waktu 22 Desember 2023 hingga 31 Januari 2024.
Sementara itu masyarakat yang terdampak banjir hingga 15 Januari 2024 berjumlah 147.301 jiwa.
Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti Muhlisin menyampaikan terima kasih atas bantuan ini dan berharap dapat menjadi stimulus bagi penanggulangan bencana banjir di Kepulauan Meranti.
“Alhamdulillah kita mendapat bantuan dana siap pakai dan bantuan logistik dari BNPB RI, semoga bantuan ini bisa menjadi stimulus penanggulangan bencana Banjir di Kepulauan Meranti, tentunya kita akan terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Riau dan BNPB RI untuk lebih meningkatkan sarana dan logistik penunjang agar lebih baik kedepannya,” katanya.
BNPB RI juga menyerahkan bantuan operasional dana siap pakai bagi 10 Kabupaten/Kota di Riau masing-masing sebesar Rp250 juta. Sementara itu, Pemprov Riau, Polda Riau dan Korem 021 Wira Bima juga menerima bantuan dana siap pakai masing-masing sebesar Rp350 juta.(gem)
Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…