Categories: Kepulauan Meranti

Gencarkan Penertiban Miras di Meranti

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti menggalakkan penertiban minuman keras yang beroperasi tanpa mengikuti prosedur dan melanggar.

Dalam beberapa hari terakhir pihak Satpol PP Meranti sempat melakukan teguran ke tempat usaha yang menjual minuman keras tanpa memiliki izin di Selatpanjang.

Selain itu Satpol PP juga menegur terhadap sejumlah pedagang yang menjual minuman jenis tuak di kedai pinggir jalan.

“Kemarin kita sempat menegur terhadap beberapa pengusaha yang menjual minuman keras. Ada beberapa minumannya yang kita amankan untuk kita panggil yang punya agar dilengkapi izinnya,” ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Kepulauan Meranti Tunjiharto, Rabu (15/5).

Sementara itu untuk penjual minuman jenis tuak di sejumlah kedai di Selatpanjang pihaknya melakukan teguran agar tidak lagi menjual minuman tersebut. “Untuk penjual tuak dipinggir jalan itu kita beri teguran agar tidak lagi menjual. Pastinya itu kota lakukan sebagai upaya menjaga ketertiban, kenyamanan dan keamanan di wilayah kota,” jelasnya.

Dijelaskannya, sebelumnya pihaknya memang mendapatkan banyak laporan terkait hal tersebut, sehingga Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dari Satpol Kabupaten Kepulauan Meranti diturunkan.

Tim langsung mendatangi sejumlah warung yang diketahui menjual tuak baik itu di Jalan Ahmad Yani, Sungai Juling dan Jalan Diponegoro.

Dia meminta agar penjual untuk menghentikan aktivitas penjualan minuman keras tradisional tersebut.

Selain itu, pihaknya juga menghentikan para pengunjung yang sedang mengonsumsi tuak di tempat tersebut. “Ini dari Laporan masyarakat bahwa adanya penjualan dan konsumsi tuak di warung-warung tepi jalan, yang menimbulkan keresahan. Oleh karena itu, kami mengambil tindakan untuk menghentikan aktivitas tersebut,” tegas dia.

Dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap teguran yang mereka sampaikan.(wir)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

4 menit ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

21 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

21 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago