Categories: Kepulauan Meranti

Suasana Mencekam saat KLM Sinar Terbakar di Perairan Meranti

Api yang membakar satu unit kapal motor di Perairan Meranti, menjulang tinggi pada Rabu (12/6) sekitar pukul 02.30 WIB, membuat Randis benar-benar kaget. Kapal dengan nama lambung KLM Sinar Bahagia tersebut terbakar saat dinihari ketika sandar jelang menjalani aktivitas perbaikan.

 

KEPULAUAN MERANTI (RIAUPOS.CO) -KETIKA itu suasana di lokasi kejadian, tepatnya di Docking Kapal Alu Jalan Belibis Alah Air Laut, benar-benar mencekam. Suara jeritan minta tolong sayup terdengar dari dalam kapal ke pelantar pesisir pantai.

Apalagi suasana gelap karena saat itu masih dinihari, tampak membuat api yang berkobar terlihat menyala. Sinarnya memantul pada permukaan air. “Mencekam bang. Saya di lokasi ketika itu. Api menjulang. Tambah lagi di kapal masih ada orang. Mereka menjerit minta tolong,” ujar Randis kepada Riau Pos, Rabu (12/6) siang.

Tapi beruntung aparat dan masyarakat berhasil melakukan evakuasi. Sehingga kejadian itu tidak menimbulkan korban.

Kasatpolairud Polres Kepulauan Meranti, Iptu Imbang Perdana MH turut membenarkan bahwa seluruh awak kapal yang berada di lokasi kejadian selamat. Mereka dievakuasi oleh jajaran bersama sejumlah personel Direktorat Kp IV 1001 Ditpolair Polda Riau.

Adapun awak kapal terdiri dari kapten Subirin (55), officer Yulianto (51), KKM Yulianto (50), dan ABK Kurniawan Budiman (22).

Imbang membeberkan, kronologis kejadian berawal saat awak kapal bernama Yulianto terbangun sekitar pukul 02.30 WIB karena mencium bau asap dari kamar mesin. Setelah itu saksi melakukan pengecekan. Yulianto melihat api sudah berkobar di kamar mesin. Ia segera membangunkan Subirin, sang nahkoda.

Melihat seluruh ruang kapal dipenuhi asap tebal dan api telah menjulang, Subirin langsung membangunkan awak kapal lainnya.

Kejadian semakin mencekam. Takut ikut terpanggang, mereka berteriak minta tolong ke kapal sebelah. Pasalnya ketika itu api yang berkobar hampir merambat ke kapal sebelah. Beruntun tali tambat cepat diputus sehingga kapal lain tidak ikut terbakar.

Sekitar pukul 03.40 WIB, kapal sudah menjauh dari Dock kapal Alu dan terbawa arus ke tengah perairan pada koordinat N1’0’0”, E 102’37’16” tepatnya di muara Selat Rengit.

“Evakuasi sekitar pukul 03.55 WIB oleh personel Satpolairud Polres Meranti dan personel kapal IV-1001 Ditpolairud Polda. Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dan saat ini sedang dimintai keterangan untuk menyelidiki penyebab kebakaran,” ujarnya.***






Reporter: Wira Saputra

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

19 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

22 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

22 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago