Categories: Kepulauan Meranti

10 Rakit Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar Diamankan Polisi

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Aparat dari Polda Riau bersama Polres Kepulauan Meranti mengamankan sepuluh rakit berisi kayu olahan yang diduga berasal dari praktik pembalakan liar di perairan Sungai Dedap, Kecamatan Tasik Putripuyu. Saat ditemukan, rakit-rakit tersebut dalam kondisi tanpa penjagaan.

Kapolres Kepulauan Meranti, Aldi Alfa Faroqi, Ahad (1/3) menerangkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari pemantauan Tim Radar (Riau Damai Anti Cyber Crime) milik Polda Riau. Melalui patroli siber, tim mendapati adanya indikasi aktivitas pengangkutan kayu ilegal di kawasan Sungai Dedap.

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas melakukan penyisiran pada Sabtu (28/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Hampir dua jam menyusuri bantaran sungai, aparat akhirnya menemukan kayu-kayu yang telah dirangkai menjadi sepuluh rakit berukuran besar. Susunannya rapi dan berada di tepi sungai, diduga menunggu proses pengiriman.

Namun ketika tim tiba di lokasi, tidak ada seorang pun yang berada di sekitar rakit. Situasi terpantau sepi tanpa aktivitas.

Karena posisi lokasi cukup jauh dari permukiman warga dan hari mulai gelap, petugas segera mengevakuasi seluruh rakit. Kayu-kayu tersebut kemudian ditarik menggunakan speedboat patroli menuju Dermaga Pospol Airud Bandul, Kecamatan Merbau. Proses evakuasi selesai pada Ahad (1/3) sekitar pukul 02.25 WIB dini hari.

Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pemilik kayu, jalur distribusi, serta titik asal pembalakan. Aparat juga terus mengumpulkan keterangan tambahan guna memastikan pihak yang harus bertanggung jawab.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami terus mendalami dan mengumpulkan bukti untuk mengetahui siapa yang terlibat,” tegas Kapolres. (wir)

Redaksi

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

15 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

16 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

16 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

16 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

16 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

17 jam ago