Pelaksana tugas Bupati Kepulauan Meranti H Asmar memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti di Selatpanjang, Rabu (31/1/2024). (wira saputra/riaupos.co)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H Asmar kembali memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti di Selatpanjang, Rabu (31/1).
Rapat tersebut bertujuan menyinkronisasikan program kerja sekaligus diskusi bersama jajaran direksi dan komisaris BUMD.
Asmar menyampaikan sejumlah arahan terkait rencana dan strategi kerja yang akan dilaksanakan di tahun 2024. Selain itu, dia juga meminta masukan dan saran serta telaah bisnis dari program yang sudah dilaksanakan maupun yang akan datang.
“Salah satu usaha yang kita targetkan terlaksana di tahun ini adalah peternakan sapi,” kata Asmar.
Untuk itu dia meminta BUMD PT Bumi Meranti untuk segera mengeksekusi rencana tersebut.”Turun langsung ke lapangan dan lihat kondisi serta ketersediaan sapi yang ada. Supaya bisa segera diproses mengingat kebutuhan yang cukup tinggi, terutama menjelang hari raya,” sebutnya.
Tidak hanya itu, Asmar juga meminta direktur BUMD dan jajaran agar bisa tertib administrasi dalam segala bentuk pengeluaran agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.
“Lengkapi semua persyaratan sesuai dengan aturan yang ada. Pertimbangkan juga keterbatasan modal dan anggaran yang ada,” ujar Asmar.
Dia juga berharap lebih banyak investor yang masuk dan melakukan kerja sama dengan BUMD PT Bumi Meranti.
Ikut dalam RUPS itu Direktur BUMD PT Bumi Meranti Budiman, Komisaris Irmansyah dan Kabag Ekonomi Setda Herlim serta jajaran PT Bumi Meranti lainnya.(wir)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…