Categories: Kampar

Dedy Sambudi: Kampar Belum Siaga Banjir

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Memasuki musim hujan saat ini Kabupaten Kampar belum ditetapkan siaga banjir masih siaga karhutla. Karena masih menunggu informasi dari prakiraan curah hujan dari BMKG.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar Dedy Sambudi menjelaskan, saat ini untuk Kabupaten Kampar belum ditetapkan siaga banjir masih siaga karhutla. Masih menunggu informasi prakiraan cuaca untuk curah hujan baru ditetapkan siaga banjir.

"Untuk daerah yang rawan banjir di sekitar bantar Sungai Kampar mulai dari Kuok sampai ke Teratak Buluh. Untuk Sungai Subayang mulai dari Kamparkiri Hulu, Kamparkiri dan sekitarnya. Karena itu, memasuki musim hujan ini untuk warga yang tinggal di bantaran Sungai Kampar dan Subayang untuk lebih waspada menghadapi musim hujan ini," jelas Dedy Sambudi, Kamis (28/10).

Dedy Sambudi menambahkan, saat ini Kampar masih siaga karhutla dan sudah terpantau 170 titik api. Dan sudah berhasil dipadamkan sekitar 70 titik. Perugas masih berjibaku di lapangan untuk memadamkan titik api. "Mudah-mudahan memasuki musim hujan ini titik api bisa dipadamkan," kata Dedy Sambudi.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru Ramlan menjelaskan, untuk cuaca ekstrem tahun ini ada namanya fenomena Lanina yaitu peningkatan hujan pada musim hujan. Di Riau diperkirakan pada November dan Desember puncak musim hujan. Walaupun Agustus dan Oktober sudah memasuki musim hujan pada beberapa wilayah. 

"Saat puncak musim hujan di beberapa wilayah berbeda dampaknya, kalau daerah pesisir ada peningkatan air pasang, kalau di daerah sungai terjadinya banjir. Kalau daerah perbukitan terjadi longsor dan banjir bandang. Perlu diantisipasi ke depannya," jelas Ramlan saat pembukaan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan di Dinas Perikanan Kampang, Bangkinang, Selasa (26/10) lalu.

Ramlan menambahkan, masyarakat mulai memperhatikan informasi prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG, informasi yang disampaikan dari media sosial dan pesan berantai lainnya dan situs yang resmi. "Kami juga sampai informasi cuaca ke BPBD. BMKG memberikan informasi curah hujannya, wilayah mana yang lebih curah hujannya dari yang biasa kita sampaikan ke BPBD dan memberikan peringatan kepada sebenarnya kami juga prediksi wilayah-wilayah mana yang potensi banjir.

"Untuk lebih jelasnya BPBD yang lebih tahu daerah mana saja yang potensi banjir. Terkadang hujan besar tidak selalu banjir. Harus melihat lingkungan sekitarnya daerah drainasenya lancar dan daerah dataran rendah tentu dampaknya berbeda-beda. Walaupun curah hujan besar tidak terjadi banjir," jelas Ramlan.(hen)

Laporan KAMARUDDIN, Bangkinang

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

20 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

20 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

20 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

20 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

21 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

21 jam ago