Categories: Kampar

Dua Unit Rumah Hangus Dilalap Api di Kampar

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Dua unit rumah permanen hangus dilalap si jago merah. Api berasal diduga dari korsleting listrik.

Kebakaran ini terjadi di Desa Rumbio, Kecamatan Kampar pada Kamis (28/7) sekitar pukul 11.45 WIB. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pemilik rumah adalah Liza Sadrina (59) dan Privasi (50), warga Dusun 8 Kampung Tengah, Desa Rumbio, Kecamatan Kampar.

Polsek Kampar mendapat informasi dari masyarakat Desa Rumbio bahwa sudah terjadi kebakaran dua unit rumah permanen. Atas informasi tersebut Kapolsek Kampar AKP M Sibarani SH MH langsung memerintahkan piket pelayanan untuk langsung menuju TKP. Sekira pukul 11.45 WIB, personel tiba di lokasi kebakaran dan langsung mengamankan lokasi kejadian dan ikut bersama warga memadamkan api.

Dari keterangan korban  Liza Safina,  ia baru selesai mencuci baju di dapur. Tidak berapa lama lampu listrik mati. Saat lampu hidup, Dwi yang berada di rumah, melihat di atas plafon dapur sudah ada terlihat percikan api, dan terus membesar.

Kemudian Dwi memanggil warga sekitarnya dan datang bersama warga berusaha membantu mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam rumah dan memadamkan api. Dikarenakan api terus membesar dan angin yang cukup kencang membuat api merembes ke rumah korban Priyati.

Selanjutnya sekitar pukul 12.15 WIB, sekitar dua unit mobil pemadam datang untuk memadamkan api dibantu oleh warga. Akhirnya api dapat dipadamkan pukul 13.30 WIB.

Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kapolsek Kampar AKP Marupa Sibarani SH bahwa dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materil  lebih kurang sebesar Rp300 juta.

Diharapkan Kapolsek, kepada Babinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi/imbauan bersama pihak Pemdes kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati. “Terutama dengan jaringan listrik di rumah dan agar selalu dilakukan pengecekan terhadap instalasi listrik yang ada di setiap rumah,” harap Kapolsek.(kom)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

18 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

18 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

18 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

18 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

3 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago