tiga-orang-pembina-tingkat-kabupaten-penyaluran-pupuk-subsidi-diperiksa
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka penyidikan untuk melengkapi berkas perkara dugaan mafia penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Kampar, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar terus melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait.
Seperti yang terlihat pada pagi Selasa (26/7/2022) lalu ada tiga orang yang datang ke Gedung Adhyaksa Kampar untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Hal ini dibenarkan Kajari Kampar melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Amri Rahmanto Sayekti yang mengatakan, bahwa pada Selasa (26/7/2022) pihak penyidik telah memeriksa tiga orang dari Dinas Pertanian Kampar.
"Ya pada Selasa kemarin kita sudah melakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan terhadap tiga orang selaku Tim Pembina Tingkat Kabupaten penyaluran pupuk subsidi," sebut Amri yang didampingi Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang, Rabu (27/7/2022).
Ketiganya ada yang menjadi tim pembina di tahun 2020 dan ada yang 2021.
"Heny Koryani dan A Rahman selaku tim pembina tingkat kabupaten pada tahun 2020 sedangkan pada tahun 2021 adalah M Rijal dan Heny Koryani," ungkap Amri.
Amri menegaskan akan menjadwalkan pemanggilan ulang untuk tim pembina tingkat kabupaten penyaluran pupuk subsidi tersebut.
"Untuk tim pembina tingkat kabupaten ini kami penyidik akan menjadwalkan pemanggilan kembali," tutup Amri.
Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)
Editor: Edwar Yaman
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…