Categories: Kampar

270 Peserta Divaksin di SMPN 10 Tapung

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya meningkatkan percepatan angka cakupan Covid-19, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI dr Eni Gustina MPH bersama Sekda Kampar Yusri, Kepala Perwakilan BKKBN Riau Dra Mardalena Wari Yulia MSi meninjau vaksinasi di SMPN 10 Tapung, Desa Karya Indah, Kampar, Senin (22/11). Pada pelaksanaan vaksin kali ini diikuti 270 peserta dari kalangan siswa dan keluarga.

Menurut Deputi KB KR BKKBN RI Eni Gustina, untuk penguatan program bangga kencana, BKKBN diberikan amanat dan kepercayaan oleh presiden untuk berkontribusi dalam penurunan stunting serta penurunan Covid-19 melaui vaksinasi.

"Memvaksin 270 orang dalam rangka meningkatkan capaian vaksinasi keluarga, karena pemerintah menargetkan 70 persen. Karena dengan cara itulah kita bisa menurunkan revalensi pandemi Covid-19," ujar Eni.

Tentunya disebutkanya, pihaknya tak bisa kerja sendiri. Sehingga dirinya memberi apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Kampar yang telah berkomitmen dengan dengan beberapa prestasi yang dibuat oleh Pemkab Kampar, seperti penghargaan MKK.

"Itu salah satu bukti bahwa memang Pemkab Kampar ini punya komitmen tinggi untuk Bangga Kencana. Kami berharap dukungan terus berjalan, karena program kencana tentunya akan terus berlanjut. Kemudian stunting pada 2024 sudah bisa turun 14 persen. Vaksinasi sudah kita targetkan 70 persen pada 2021 ini," ujarnya.

Di samping itu,  program vaksinasi tidak berhenti sampai di sini. Karena orang kalau punya kekebalan, pasti punya batas kekebalannya. Sehingga protokol kesehatan tetap harus dijalankan.

Disinggung soal target, Eni mengatakan,sejauh ini   Kampar sudah mencapai 43 persen. Sehingga diimbau ke  masyarakat  mematuhi prokes. Selain itu stunting harus diperhatikan sehingga pihaknya melibatkan remaja. Seperti genre di Kampar, ada 50 pemuda, karena stunting ini kan pendekatan harus ke hulu.

"Di mana anak-anak muda itu punya konsep orientasi keluarga. Jadi dia merasa tidak hanya sekolah, tapi dia sudah punya bayangan tentang masa depannya. Punya anak berapa, punya rumah di mana. Dengan seperti itu dia sudah punya perencanaan yang matang. Jadi kalau punya anak sudah sama sana direncanakan" ujarnya.(eca)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tergerus Sungai Umban, Bahu Jalan Siak II Amblas Rawan Kecelakaan

Bahu Jalan Siak II di Rumbai amblas akibat tergerus Sungai Umban. Kondisi ini dinilai membahayakan…

2 jam ago

Bangunan Kios Pasar Bawah Telukkuantan Dieksekusi

Pemkab Kuansing mengeksekusi pembongkaran kios Pasar Bawah Telukkuantan. Mayoritas pedagang memilih mengosongkan kios secara mandiri.

3 jam ago

Riau Pos Fun Bike 2026, Satukan Komunitas Sepeda Lewat Olahraga

Riau Pos Fun Bike 2026 kembali digelar sebagai ajang olahraga dan silaturahmi yang mendorong gaya…

3 jam ago

Polisi Tindak Tegas Penyelundupan, 20 Ton Bawang Ilegal Dimusnahkan

Polres Pelalawan memusnahkan lebih dari 20 ton bawang ilegal di TPA Kemang karena tidak dilengkapi…

4 jam ago

Buka Akses Ekonomi, Rohul–Rohil Bangun Jembatan dan Jalan Penghubung

Pemkab Rohul dan Rohil sepakat membangun jembatan dan jalan penghubung di wilayah perbatasan guna memperkuat…

5 jam ago

Atasi Lambatnya Bongkar Muat, IPC TPK Fokus Digitalisasi Layanan Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…

1 hari ago