Categories: Kampar

Perusahaan Harus Terbuka Mengenai Penyaluran CSR

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Anggota DPD RI asal Kampar Edwin Pratama Putra SH memperingatkan perusahaan untuk transparan dalam penyaluran corporate social responsibility (CSR) mereka. 

Program kepedulian terhidap lingkungan tempat beroperasi itu harus jelas dan diketahui publik. Edwin Pratama berkomentar demikian karena menerima aduan bahwa sulitnya mendapatkan beasiswa dari perusahaan swasta yang ada di Kampar.

Saat berdiskusi dalam sebuah acara resmi pada awal pekan ini, Edwin Pratama juga menerima laporan bahwa hanya ada dua dari ratusan perusahaan di Kampar yang dana CSR-nya dikelola oleh pemerintah. Kendati tidak mempermasalahkan soal pengelolaan dana CSR, namun dirinya menegaskan perusahaan harus terbuka ke publik soal ke mana program CSR tersebut disalurkan.

"Penyaluran program CSR itu harus jelas. Kalau tertutup, bagaimana kalau itu dimanipulasi. Itu mudah saja, karena publik tidak tahu, maka dana CSR ini bisa diaudit, karena perusahaan wajin mengeluarkan itu. Setiap perusahaan harus tahu publik CSR-nya ke mana," tegasnya.   

Edwin Pratama menyebutkan, pemerintah daerah silahkan terima investasi yang menurutnya bagus untuk daerah. Tapi kalau investasi ini tidak berdampak bagus bagi daerah, itu sudah bertentangan dengan semangat pembukaan keran investasi.

Dirinya juga menerima aduan bahwa penyaluran CSR di bilang terlalu kecil. Dalam aduan yang sama disebutkan, hanya ada sekitar 36 perusahaan di Kampar yang mengumumkan program dana CSR-nya. (end)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

16 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

16 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

17 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

17 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

17 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

17 jam ago