MARDELENA WATI YULIA
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Kepala Perwakilan BKKBN Riau Mardalena Wati Yulia menghadiri Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Kampar di Aula Pertemuan Kantor Bupati Kampar.
Mardalena menjelaskan, tren penurunan angka tengkes di Kabupaten Kampar dari tahun ke tahun. Di mana penurunan tengkes di Kabupaten Kampar pada 2023 mendapat apresiasi dari Pj Gubernur Riau, namun agar tidak lengah dan terus lakukan upaya terbaik dan menginstruksikan agar upaya pencegahan tengkes dilakukan dengan memerioritaskan keluarga berisiko tengkes.
“Diharapkan program percepatan penurunan tengkes difokuskan pada Keluarga Berisiko Stunting (KRS) seperti ibu hamil dan baduta, karena bila tidak diintervensi maka akan terjadi penambahan anak stunting. Gubri juga mohon dukungan semua pihak untuk pelaksanaan verval KRS yang sedang berlangsung 22 April-30 Mei 2024 oleh Kader TPK,” ujar Mardalena.
Sementara itu,Pj Bupati Kampar yang diwakili Plh Sekretaris Daerah Kampar Ahmad Yuzar saat membuka kegiatan secara resmi menyampaikan rembuk merupakan perwujudan fungsi koordinasi, pemantauan dan evaluasi aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Kampar.(eca)
Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…
Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…
Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…
Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…