Wakil Bupati Inhu Ir H Hendrizal MSi didampingi Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSi dan pejabat lainnya saat Fun Run Anti Karhutla, Ahad (13/4/2025).
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Ribuan warga Kota Rengat dan sekitarnya ikuti Fun Run Anti Karhutla yang ditaja Polres Inhu, Ahad (13/4). Di mana, peserta Fun Run Anti Karhutla tersebut dari berbagai kalangan seperti, pelajar, pegawai, hingga komunitas olahraga lari.
Kegiatan tersebut sebagai upaya mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Karena pada bulan April ini sudah masuk musim kemarau.
Fun Run Anti Karhutla mengambil star dan finish di depan Mapolres Inhu di Jalan Ahmad Yani Rengat. Ribuan warga tampak antusias mengikuti rute lari sepanjang 5 kilometer.
Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSi melalui Kasi Humas Aiptu Misran SH mengatakan, kegiatan itu tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi media efektif dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan dan pentingnya mencegah Karhutla sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menjaga lingkungan. Karhutla bukan hanya urusan aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” ujar Misran.
Memang, sebutnya, beberapa tahun terakhir, kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla mulai meningkat. Namun masih diperlukan edukasi yang berkelanjutan.
Kampanye melalui Fun Run Anti Karhutla, dinilai sangat strategis untuk menyenangkan dan bisa diterima oleh semua kalangan. “Semoga semua pihak dapat memahami bahaya Karhutla dan dapat mencegahnya,” harapnya.(kas)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…