Warga naik sampan saat melintas di salah satu gardu PLN yang terendam banjir, Senin (8/1/2024). Akibat gardu terendam, arus listrik terpaksa dipadamkan. (Warga Kecamatan Kelayang untuk riau pos.co)
RENGAT (RIAUPOS.CO) – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rengat terpaksa menghentikan arus listrik untuk delapan desa yang berada di empat kecamatan dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Pasalnya, di delapan desa tersebut sejak beberapa hari lalu terendam banjir dan berisiko terhadap keselamatan pelanggan.
Demikian disampaikan Manager PLN UP3 Rengat, Suharno. ‘’Pemadaman arus terhadap 15 gardu berada di delapan desa, dilakukan sejak Sabtu (6/1) malam,’’ ujar Suharno, Senin (8/1).
Delapan desa yang terhenti arus listriknya itu berada di Desa Sengkilo di empat gardu, Desa Kuantan Tenang di dua gardu, Desa Polak Pisang di satu gardu, Desa Kelayang di satu gardu. Empat desa tersebut berada dalam wilayah Kecamatan Kelayang.
Kemudian, Desa Kuala Lala di satu gardu yang berada di Kecamatan Sungai Lala. Selanjutnya, Desa Pasir Kuranji di satu gardu dan Desa Petalongan di satu gardu sama-sama di Kecamatan Pasir Penyu.
‘’Kecamatan Kelayang, Kecamatan Sungai Lala dan Kecamatan Pasir Penyu di bawah naungan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Air Molek,’’ ucapnya.
Selanjutnya, pelanggan terdampak juga terjadi di Desa Sukajadi, Kecamatan Rengat di empat 4 gardu. Dimana Desa Sukajadi berada di wilayah ULP Rengat Kota. ’’Pemadaman arus listrik ini sebagian antisipasi tidak terjadi risiko keselamatan yang bersumber dari tegangan listrik,’’ sambungnya.
Penormalan arus listrik baru akan dilakukan setelah banjir surut atau air tidak lagi menyentuh gardu. Karena arus listrik ini dihentikan akibat air sudah merendam gardu dan pemukiman warga.
Untuk itu harapnya, kepada pelanggan agar selalu berkoordinasi dengan PLN apa bila banjir mulai surut untuk dilakukan penormalan. ‘’Petugas kami juga rutin melakukan pemantauan terutama pada pagi dan sore,’’ terangnya.(hen)
Laporan KASMEDI, Rengat
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.