Pj Bunda PAUD Inhil Katerina Susanti Herman menyalami peserta rekonsiliasi penggunaan bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP), Selasa (30/1/2024). (DISKOMINFO INHIL UNTUK RIAUPOS.CO)
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Dana bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP) merupakan upaya untuk mendukung kemajuan pada sektor pendidikan.
Hal ini disampaikan Pj Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Indragiri Hilir (Inhil) Hj Katerina Susanti Herman saat membuka rekonsiliasi penggunaan BOSP, Selasa (30/1).
Saat itu, Katerina menjelaskan, dana BOSP merupakan dana alokasi khusus (DAK) nonfisik untuk mendukung biaya operasional non personalia bagi satuan pendidikan.
‘’Melalui rekon BOSP diharapkan dapat menemukan solusi dari kendala yang dihadapi,’’ ungkap Katerina.
Melalui rekon tersebut pula dapat menentukan langkah pengambilan keputusan yang tepat sasaran dalam menentukan satuan pendidikan yang menerima dan menjalankan bantuan tersebut.
‘’Yang terpenting tujuan pemberian BOS PAUD dalam membantu penyediaan biaya operasional non personalia bagi anak usia dini,’’ paparnya.
Dana tersebut diberikan kepada satuan PAUD dan satuan pendidikan non formal, sehingga dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua dalam upaya mengikutsertakan anaknya pada jenjang PAUD.(ind)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…