Categories: Indragiri Hilir

Kebakaran Asrama Ponpes di Kateman, Ratusan Santri Berhasil Dievakuasi

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kebakaran menghanguskan satu unit asrama Pondok Pesantren Daarul Rahman yang berada di Jalan Santri, Parit 13, Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (26/1) sore. Dalam peristiwa tersebut, seluruh santri yang menempati asrama berhasil menyelamatkan diri.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Api diketahui melahap bagian lantai dua bangunan asrama dua lantai yang selama ini digunakan sebagai tempat tinggal para santri.

Adit, warga setempat, menyebutkan api pertama kali terlihat muncul dari dalam asrama pondok pesantren. Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung berupaya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

“Saat melihat kepulan asap, warga langsung membantu melakukan pemadaman, walaupun dengan alat seadanya,” ujar Adit.

Tak berselang lama, tim pemadam kebakaran dari PT Pulau Sambu tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kapolsek Kateman Kompol Bahtiar SH MH, Selasa (27/1), menjelaskan bangunan asrama yang terbakar berukuran sekitar 40 meter x 9 meter. Asrama tersebut dihuni oleh 117 santri, mulai dari kelas I hingga kelas VI.

Ia menyampaikan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Pardian, warga yang rumahnya berada tepat di depan pondok pesantren. Saat itu, saksi melihat kepulan asap keluar dari bagian tengah bangunan lantai dua.

Sumber asap diketahui berasal dari ruang rapat yang saat kejadian dalam kondisi kosong. Mengetahui adanya kebakaran, saksi langsung berteriak untuk memberi tahu pihak pondok pesantren agar para santri segera keluar menyelamatkan diri.

Sekitar pukul 17.40 WIB, personel Polsek Kateman yang dipimpin Ps Kanit Reskrim Iptu Fauzan SH berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran PT Pulau Sambu dan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Setelah lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.

“Seluruh santri dan guru pondok pesantren berhasil dievakuasi dan dalam keadaan selamat. Dugaan awal kebakaran disebabkan korsleting listrik,” tutup Kompol Bahtiar.

Redaksi

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

4 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

5 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

5 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

5 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

5 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

6 jam ago