Categories: Indragiri Hilir

Pemkab Inhil Tetapkan KLB Malaria

RIAUPOS.CO – Pascaadanya temuan 22 kasus Malaria di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil langsung menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria di lokasi tersebut.

Pj Bupati Inhil Erisman Yahya mengatakan, pihaknya sudah menetapkan SK Bupati tentang KLB Malaria agar penanganannya bisa dilakukan secara komprehensif dan tuntas.

“Setelah mendapat laporan itu, dan dari hasil koordinasi kami dengan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Kami langsung menetapkan KLB Malaria di Desa Kuala Selat, agar penanganannya bisa lebih komprehensif dan dilakukan bersama mulai dari kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, pascaadanya laporan kasus Malaria tersebut, pihaknya juga langsung bergerak kelokasi untuk memberikan penanganan kepada pada pasien.

“Kita juga sudah bergerak di lapangan untuk langsung mengobati pasien tertular dan memutus mata rantai dengan berbagai upaya yang direkomendasikan. Baik tindakan medis maupun upaya membersihkan lingkungan atau sanitasi,” sebutnya.

“Dan perlu juga ditegaskan bahwa kasus malaria di Kuala Selat ini sesuai keterangan dari pihak Diskes provinsi termasuk yang ringan atau tidak mematikan. Namun tetap penanganannya kami prioritaskan,” sambungnya.

Untuk diketahui, pascaadanya temuan 22 kasus Malaria di Desa Kuala Selat. Tim Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung menurunkan tim berkoordinasi dengan tim dinas kesehatan setempat.

Penanggungjawab malaria fungsional epidemiologi madya Dinas Kesehatan Provinsi Riau Musfardi Rustam mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap kasus malaria yang ditemukan di Desa Kuala Selat, Kabupaten Inhil.

Kasus yang terjadi sudah masuk dalam Kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Tim kita sudah turun ke lokasi melakukan pemeriksaan, dan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kasus yang terjadi sudah masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB),” kata Musfardi.

Musfardi menyampaikan untuk membantu penanganan kasus malaria di Desa Kuala Selat, pihaknya bersiaga penuh di wilayah tersebut guna melakukan survey darah massal.

“Tim epidemiologi bersama bidan dan kader malaria yang ada disana melakukan pengambilan darah yang merupakan rapid assessment sebagai bagian dari survey epidemiologi, untuk mengetahui perkembangan kasus malaria yang terjadi,” tutur Muwardi.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

21 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

24 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

1 hari ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

3 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

4 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

4 hari ago