Categories: Bengkalis

Terkait RLH, Kejari Bengkalis Panggil Kades dan Pokmas Ulu Pulau

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis memanggil Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan Kepala Desa Ulu Pulau, Kecamatan Bantan terkait pembangunan rumah layak huni (RLH) bantuan APBD Provinsi Riau, Rabu (29/12/2021).

Belum diketahui sejauh mana hasil pemanggilan pemeriksaan. Namun dugaan sementara, keduanya dimintai keterangan terkait pembangunan 10 unit RLH, yang masing-masing unit dialokasikan anggaran senilai Rp70 juta.

Kepala Kajari Bengkalis Rahkmat Budiman melalui Kasi Intelijen Isnan Ferdian, SH, Kamis (30/12/2021) membenarkan adanya pemeriksaan salah seorang kepala desa tersebut.

“Secara resmi, Pidsus belum informasikan siapa-siapa saja yang sudah datang dalam pemeriksaan. Karena masih berjalan, nanti di rekap siapa-siapa saja. Menurut informasi ada kepala desa di sana,” ujar  Isnan Ferdian.

Pemeriksaan kepala desa dan Ketua Pokmas ini ada kaitannya dengan pembangunan rumah layak huni beserta penggunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) di Pemdes Ulu Pulau. Dugaan, penyimpangan terjadi, untuk itu penyidik pidana khusus Kejari Bengkalis akan melakukan upaya pengumpulan alat bukti.

Terpisah, Kepala Desa Ulu Pulau, Hariyanto, Kamis (30/12/2021) dikonfirmasi terkait pemanggilan dirinya di Kejaksaan Negeri Bengkalis mengatakan, dirinya memenuhi panggilan dalam rangka klarifikasi pembangunan RLH di desanya, yang dilaporkan LSM.

“Bukan diperiksa, tapi dipanggil dalam rangka klarifikasi pekerjaan RLH ada laporan dari LSM. Makanya, saya memenuhi panggilan. Untuk masalah ini sudah clear, sudah diperbaiki apa yang menjadi laporan dan temuan kawan-kawan LSM di lapangan. Artinya, besi-besi yang tak sesuai spesifikasi sudah diganti dan diperbaiki,” terang Hariyanto.

Ia mengatakan, agar hal ini tidak menjadi isu dimasyarakat, maka dalam masalah ini Pokmas juga dimintai keterangan dan klarifikasi. Intinya, pemerintah desa juga punya harapan sama dengan LSM, agar pembangunan rumah layak huni mutunya juga baik, sehingga bisa digunakan masyarakat yang mendapatkan bantuan rumah layak huni tersebut.

Dikaitkan dengan ADD, Hariyanto mengatakan, setakat ini hanya soal pembangunan RLH yang dilaporkan.

“Dikaitkan dana ADD, saya tidak tahu juga. Yang setahu saya RLH yang dilaporkan, sementara masih dalam proses pengerjaan,” ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Servis Honda Lebih Terjangkau Lewat Gebyar Musim Ganti Oli 2026

Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…

11 jam ago

LG StanbyME 2 Resmi Hadir, Tawarkan Fleksibilitas Layar Lebih Tinggi

LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…

11 jam ago

(Sekali Lagi) Sastrawan

Gerakan literasi digencarkan, tetapi nasib sastrawan masih terpinggirkan. Artikel ini mengulas pentingnya peran negara memanusiakan…

11 jam ago

Jonatan Christie Tembus Final India Open 2026 Usai Kalahkan Loh Kean Yew

Jonatan Christie melaju ke final India Open 2026 setelah menaklukkan Loh Kean Yew lewat laga…

12 jam ago

Pemko Pekanbaru Dorong Pemakmuran Masjid Lewat Bantuan Pembangunan

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menghadiri Isra Mikraj di Masjid Al Kautsar sekaligus menyerahkan bantuan…

12 jam ago

Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti Amblas 20 Meter, Pengendara Diminta Waspada

Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti amblas sepanjang 20 meter di kawasan Pasar Cerenti. Pengendara diminta waspada,…

12 jam ago