Kepala Disbun Bengkalis Muhammad Azmir menerima berkas perjanjian kerja sama dana dukungan manajemen sarana dan prasarana perkebunan sawit, bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, akhir pekan lalu.
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Dari luas lahan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bengkalis, lebih dari separuhnya merupakan milik petani tempatan. Makanya, untuk membangun para petani, diharapkan dapat memanfaatkan kerja sama dana dukungan manajemen sarana dan prasarana perkebunan sawit bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI.
“Ya, masyarakat khususnya para petani pekebunan kelapa sawit untuk dapat memanfaatkan dan memaksimalkan bantuan pemerintah melalui dana BPDPKS tersebut,” ujar Kadisbun Bengkalis Mohammad Azmir, Ahad (28/4).
Ia menyebutkan, anggaran ini nantinya bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi kebun masyarakat, baik dari infrastruktur kebun maupun kualitas kebun seperti sarana dan prasarana.
Sedangkan bantuan yang diberikan kata Azmir, berupa pupuk, benih, pestisida, produksi, alat paska panen, alat transportasi, unit pengolahan hasil, pamigo, dan pembentukan infrastruktur pasar serta verifikasi teknis (ISPO).(ksm)
Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…
Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…