dana-uek-harus-dikembalikan
DURI (RIAUPOS.CO) — Masih banyak masyarakat ekonomi lemah yang layak mendapatkan pinjaman dari program usaha ekonomi kelurahan (UEK), namun terkendala karena masyarakat masih beranggapan dana UEK ini adalah bentuk dana hibah dari pemerintah, jadi dana pinjaman tersebut tidak dikembalikan oleh masyarakat.
Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis Drs Yuhelmi MSi, kemarin.
"Program ini bukan bantuan cuma-cuma tapi harus dikembalikan lagi supaya bisa disalurkan kembali kepada warga yang memerlukan. Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat komit memberikan dukungan terhadap kegiatan UEK salah satunya UEK Bina Masyarakat, Kelurahan Pematang Pudu ini,” tegasYuhelmi.
Yuhelmi menyampaikan, Pemkab Bengkalis terus menggalakkan program yang bisa mengentaskan kemiskinan. Pelaksanaan UEK merupakan program pemerintah yang bertujuan mengurangi dan mengentaskan kemiskinan serta memberdayakan masyarakat kategori ekonomi lemah, sehingga diharapkan dapat meubah kehidupan dan pola pikirnya.
Namun ungkapnya, masih ada dana pinjaman UEK yang dimanfaatkan masyarakat tergolong mampu.(hen)
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…