usulkan-jembatan-rupat-dumai
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Guna membuktikan keseriusan dan komitmen yang tinggi kepada masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah Maju dan Sejahtera (Bermasa), Bupati Bengkalis "jemput bola" ke pemerintah pusat.
Bupati perempuan pertama di Riau ini juga membangun sinergi, koordinasi dan komunikasi ke berbagai kementerian demi mendapatkan bantuan dana APBN untuk pembangunan Kabupaten Bengkalis. Salah satunya usulan pembanguan jembatan Pulau Rupat menuju Kota Dumai.
Pada Rabu (26/1), Bupati Bengkalis bersama Sekda Bengkalis H Bustami HY Plt Kepala Bappeda Rinto, Kadiskes dr Ersan Saputra, Kadisperkimtan Supardi, Plt Kadis PUPR Ardiansyah, Kadisparpora Edi Sakura, Kadisdik Hj Kholijah, dan Plt Kaban PKAD Bengkalis Aready bersilaturahmi ke Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI Scenaider CH Siahaan.
Dalam pertemuan itu, juga didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Bappenas RI Erwin Dimas dan Direktur Perencanaan Pendanaan Pembangunan Bappenas Tentu Widuriyanti.
Diskusi dimulai dengan pemaparan oleh Bupati Bengkalis tentang kondisi umum, isu strategis dan permasalahan-permasalahan yang terjadi di Kabupaten Bengkalis. Termasuk sejumlah usulan jalan dan jembatan yang bersifat strategis untuk didanai melalu APBN ke depannya.
"Kabupaten Bengkalis temasuk daerah perbatasan dengan negara lain yang sangat strategis. Tapi kondisinya masih perlu dukungan. Kami juga sudah mengusulkan pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan di Bengkalis menjadi jalan strategis nasional dan telah masuk ke dalam Perpres Nomor 43/2020," ujar Kasmarni.
Menurutnya, di antara jalan yang diusulkan, jalan Pelabuhan Tanjung Medang menuju Pelabuhan Rupat/Tanjung Kapal, Jalan Dumai menuju Sungai Pakning, dan Pelabuhan Air Putih Bengkalis menuju Pelabuhan Ketam Putih (Bengkalis-Ketam Putih, Ketam Putih-Sekodi). Selanjutnya, bupati juga mendorong agar pembangunan jembatan dari Pulau Rupat menuju Dumai dapat menjadi bagian dari pengembangan KSPN Pulau Rupat.
Kasmarni mengatakan, Pemkab Bengkalis siap mendukung, bersinergi serta memfasilitasi agenda nasional di daerah. Jadi pihaknya juga siap mengkolaborasi anggarannya, dan siap memfasilitasi segala keperluan yang diperlukan.
Selain persoalan jalan lanjut Bupati Bengkalis, pihaknya juga menyinggung soal pembangunan rumah sakit pratama untuk Pulau Rupat. "Alhamdulillah kita sudah mendapat dukungan soal pembangunan rumah sakit. Tinggal nanti kita akan menyelesaikan administrasinya," ujarnya.
Menanggapi usulan Bupati Bengkalis, Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan BappenasRI, Scenaider C H Siahaan mengatakan, Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu daerah yang bisa dijuluki emas. Alasannya karena dekat dengan negara tetangga Malaysia, apalagi Pulau Rupat. "Kami persilakan nanti staf bupati, mungkin Bappedanya menindaklanjuti dengan staf tekhnis kami, ada di sini yang menangani pembiayaan baik DAK maupun sumber pembiayaan lainnya," ujarnya.(ade)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…
Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…