brigjen-suteikno-abrasi-sangat-memprihatinkan-saya-laporkan-ke-menteri
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Setelah.mengunjingi pulau Rupat, tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dan Kementerian Kelautan, dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia meninjau langsung lokasi abrasi yang terjadi di pantai Desa Muntai, Kamis (24/2/2022).
Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, Asisten Deputi Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan, Brigjen TNI Suteikno Suleman yang memimpin peninjauan ini mengungkapkan, Pulau Bengkalis adalah pulau terluar yang menjadi pintu kedaulatan NKRI.
Untuk itu harus benar-benar dijaga. Baik dari segi wilayah perbatasannya, kesejahteraan masyarakatnya termasuk juga pelestarian lingkungan hidup.
“Beberapa hari ini kami berada di wilayah ini, melihat pulau Rupat dan sekarang di Bengkalis. Kami hadir untuk melihat situasi dan perkembangan terakhir pulau ini, walaupun kami sudah mendapatkan data saat rapat, namun kami harus melihat kondisi yang sebenarnya, di lapangan,” ujar Suleman.
Menurut Suleman, kondisi abrasi di Pantai Muntai sangat memperhatikan. Untuk itu dirinya bertekad akan melaporkan kondisi tersebut kepada menteri, dengan harapan upaya penangan dapat dilakukan.
“Kedatangan kami membawa misi dan tujuan dan kami kembali akan menyampaikan kepada Pak Menteri dengan kondisi yang ada agar persoalan abrasi dan apa yang menjadi permasalahan yang dialami pemda dan masyarakat terselesaikan dengan baik,” ucapnya.
Suleman juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif warga, yang bergotong royong merawat kedaulatan NKRI di Desa Muntai.
“Saya dari kementerian pusat sangat berterima kasih kepada warga, banyak inisiatif menjaga kedaulat menjaga abrasi dengan melakukan penanaman mangrove dan upaya-upaya lain agar tapal batas negara ini tidak berkurang,” tegasnya.
Sedangkan Wakil Bupati Bagus Santoso mengaku senang dengan kedatangan tim dari kementerian pusat. Bagus berharap akan ada upaya lanjutan yang dilakukan agar persoalan abrasi dapat teratasi dan masyarakat dapat melangsungkan hidup lebih baik.
”Terima kasih pak jenderal sudah hadir di kampung kami, mohon kiranya dapat membantu kami untuk menjaga pulau ini dan menjaga NKRI,” ujarnya.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Erwan Sani
Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…
Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…
Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…
Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…
Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…
Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…