lebaran-sampah-berserakan-di-tps-pasar-mandau-duri
DURI (RIAUPOS.CO) – Pemandangan tidak sedap menyelimuti kawasan Pasar Mandau Duri di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Sejak malam terakhir pergantian Ramadan sambut Syawal, sampah yang menumpuk di tempat penampungan sementara (TPS) meluap hingga ke badan jalan dan menimbulkan aroma yang tidak sedap, hingga Ahad (24/5/2020).
Hari raya idulfitri, sekitar pukul 12.00 WIB, tumpukan sampah di samping bak kontainer itu juga belum kunjung diangkut oleh petugas. Hal ini menjadi pemandangan tak sedap sekaligus dikeluhkan warga.
Aldira (30), warga Duri mengaku risih dengan tumpukan sampah yang menggunung itu. Menurutnya, di momen lebaran ini sampah rumah tangga jangan dibiarkan menumpuk.
"Biasanya pagi sudah diangkut petugas, ini mungkin karena momen lebaran. Tapi sampe jelang siang juga belum diangkat, apa tak ada petugas yang kerja ataupun piket," ujarnya, kepada RiauPos.co, Ahad siang.
Selain itu, lambannya proses pengangkutan di momen lebaran ini juga dikeluhkan warga lain. Padahal, Jalan Jenderal Sudirman merupakan jalanan yang padat arus lalu lintasnya.
“Kondisi sampah itu menimbulkan bau tak sedap, kami harap hal seperti ini bisa cepat ditanggulangi," kata Annisa, warga Jalan Pertanian, Duri.
Pantauan di lapangan, selain di kawasan TPS itu, di kawasan pertokoan di Duri juga terdapat sampah rumah tangga yang masih menumpuk. Terpantau di beberapa lokasi hanya satu regu petugas dengan satu truk beranggotakan 4 orang yang bekerja dilapangan.
Laporan: *1/egp (Duri)
Editor: Eka G Putra
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.