Categories: Bengkalis

Bantuan untuk TKI Tidak Kunjung Cair

(RIAUPOS.CO) – Bantuan Langsung Tunai  (BLT) khusus untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ter­dampak Covid-19 yang sudah dianggarkan pada pos anggaran BPBD Bengkalis hingga kini tidak kunjung cair. Padahal,  untuk BLT lainnya dengan masyarakat penerima non TKI, proses pencairannya sudah memasuki tahap kedua.

Belum kunjung cairnya BLT tersebut membuat para TKI yang sebagian besar bekerja di negeri jiran Malaysia ini, bertanya-tanya. Mereka sudah cukup lama didata dan sudah pula membuat rekening  di Bank Riaukepri untuk proses penyaluran dana BLT. Namun, uang yang ditunggu-tunggu tidak juga mereka terima.

‘’Kalau dihitung-hitung sejak kita mulai buat rekening di Bank Riau sampai sekarang, dah masuk 1,5 bulan. Ingat saja dulu buat rekening tanggal 30 April, sekarang dah tanggal 15 Juni,” ujar salah seorang TKI akrab disapa Lan.

Pria asal Kecamatan Bantan ini mengatakan, akibat wabah corona, dirinya bersama  de­ngan beberapa temannya yang  lain terpaksa pulang kampung karena di Malaysia pun tidak bisa  bekerja. Uang yang didapat selama di negeri jiran itu pun sudah habis ka­rena di Bengkalis pun sekarang ekonomi susah.

‘’Karena itu, waktu Pemda menjanjikan ada bantuan uang tunai untuk TKI, ka­mi sangat senang sekali. Berapapun jumlahnya, de­ngan kondisi sekarang sangat berharga,’’ ujarnya lagi.

Hal senada disampaikan Liana, salah seorang eks TKI dari Kecamatan Bengkalis. ‘’Masuk Malaysia belum bisa, kemaren kita berpanas-panas antrian ramai-ramai di Bank Riau membuat rekening baru untuk penyaluran BLT ini, tapi sampai sekarang tidak ada kabar,’’ ujarnya sedikit kesal.

Ia mengatakan, pembukaan rekening atas permintaan pihak desa menyusul adanya bantuan dari pemerintah. Namun, sejak Ramadan lalu, rekening sudah siap bantuan tak kunjung tiba. ‘’Kalau menunggu bantuan itu memang tak makan. Kami sehari kais sana kais sini untuk memenuhi kebutuhan. Kemarin, pihak desa mendesak, harus segera siap untuk administrasi bantuan, tapi sampai sekarang tidak ada penjelasan,’’ ujarnya lagi seraya berharap ada penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis bagaimana kelanjutan bantuan tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Bengkalis, Tajul  Mudarris saat  dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya  sedang melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap data-data para TKI yang akan menerima bantuan.

“Jumlah yang kita verifikasi dan validasi ini cukup banyak mencapai 2000-an, jadi prosesnya agak lama. Namun, proses ini  sudah hampir selesai jadi dalam waktu  dekat sesegera mungkin bisa kita proses,’’ ujarnya.

Bantuan untuk TKI ini berbeda dengan bantuan lainnya di mana data penerima sudah terverifikasi, sehingga proses pencairan bisa lebih cepat. Sementara data TKI baru diambil saat ada program penanganan Covid-19, proses inilah yang butuh waktu karena pihaknya ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Saat ditanya berapa jumlah BLT yang akan diterima oleh TKI ini, Tajul mengatakan sebesar Rp600 ribu dan hanya sekali. “Kalau bantuan lainnya itu untuk tiga kali (bulan,red), kalau kita cukup satu kali saja sebesar Rp600 ribu,” ungkap Tajul.(gem)

Laporan ERWAN SANI, Bengkalis

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

DED Rampung, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dimulai 2026

Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…

15 jam ago

Jadi Sponsor Fun Bike 2026, Pacific Optimistis Pariwisata Pekanbaru Bergeliat

Pacific menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru, dorong pariwisata, gaya hidup sehat,…

15 jam ago

Istri Histeris Temukan Suami Tewas Tergantung di Rumah

Warga Balik Alam Mandau digegerkan penemuan pria 43 tahun yang ditemukan meninggal dunia tergantung di…

16 jam ago

Rusak Bertahun-tahun, Jalan Pematang Reba–Pekan Heran Akhirnya Masuk Anggaran

Pemkab Inhu menganggarkan Rp3 miliar pada 2026 untuk memperbaiki Jalan Pematang Reba–Pekan Heran yang rusak…

16 jam ago

Manajemen Talenta Diperkuat, Bupati Rohul Dorong Birokrasi Profesional

Pemkab Rohul memperkuat sistem merit dengan menerapkan manajemen talenta ASN dan meraih penghargaan BKN atas…

17 jam ago

Bolos Saat Jam Sekolah, Empat Pelajar SMA Terjaring Patroli Satpol PP Kampar

Empat pelajar SMA di Bangkinang terjaring patroli Satpol PP saat bolos sekolah. Petugas menegaskan tindakan…

17 jam ago