MANDAU (RIAUPOS.CO ) – Setelah sempat membuat resah warga, akhirnya pelaku balap liar di sepanjang Jalan Hang Tuah dan Jalan Sudirman Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis diamankan polisi, menjelang sahur, Senin (4/4/2022) subuh.
Kegiatan balap liar yang dilakukan para remaja ini sudah sejak lama, khususnya di akhir pekan. Mereka secara bergerombolan melakukan aksi balap liar mulai pukul 01.00 WIB sampai menjelang subuh.
Sedangkan kegiatan operasi balap liar dipimpin Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Hakim SH bersama timnya dan berhasil mengamankan beberapa pelaku balap liar yang mengancam jiwa pengguna jalan dan dirinya sendiri.
"Ya, kami mendapat keluhan masyarakat, dan kami langsung turunkan anggota ke lapangan subuh tadi. Beberapa pelaku terpaksa kami amankan, karena selain mengganggu ketertiban umum juga menggunakan knalpot bronk alias racing serta tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan," tegas Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Hakim.
Ia mengimbau kepada masyarakat, terutama orang tua yang memiliki motor untuk tidak mengizinkan anak-anaknya menggunakan motor tersebut untuk balap liar. Jika anaknya pergi keluar menggunakan sepeda motor terutama pada malam hari, maka diharapkan orang tua melakukan kontrol.
"Selain berbahaya terhadap jiwa pelaku, juga sangat mengganggu terhadap pengguna jalan lainnya. Bahkan sangat meresahkan masyarakat sekitar dengan raungan suara knalpot racing yang memekakkan telinga. Kami akan terus melakukan penertiban balap liar ini guna menciptakan rasa aman terhadap masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan," tegas Indra.
Sementara itu, dua hari sebelumnya, jalan lurus dan mulus di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Hang Tuah, Simpang Garoga, Duri menjadi lokasi favorit pembalap liar anak-anak muda dan remaja.
Bahkan para pembalap memacu kendaraannya superkencang, dengan suara bising kenalpot racing. Kondisi ini mengganggu kenyamanan warga sekitar. Tidak hanya itu, pengguna jalan juga khawatir karena keselamatannya terancam.
Keresahan warga bukan tanpa alasan. Pasalnya, aksi balap liar yang dilakukan kerap kali mengancam keselamatan warga. Terlebih saat melakukan aksi balapan, kendaraan yang digunakan banyak tidak dilengkapi dengan lampu penerangan.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah warga sekitar menyaksikan aksi balapan liar yang juga ditonton ramai oleh pengendara sepeda motor yang berjejer di pinggir jalan. Aksi balap liar dilakukan di atas pukul 00.00 WIB dan tidak memiliki jadwal khusus.
Bahkan semakin larut malam, gerombolan pemuda semakin ramai di sepanjang ruas jalan itu, khususnya di depan Bank BCA Jalan Sudirman dan di ruas Jalan Hang Tuah, tepatnya di dekat lampu lalu lintas Simpang Garoga, Duri.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: E Sulaiman

