silaturahim-pemkab-bengkalis-dan-uas-batal
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Kegiatan Silaturahim Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama masyarakat direncanakan menghadirkan Ustaz Prof DR Abdul Somad Lc MA, Senin (21/6/2021) mendatang dibatalkan. Pembatalan tersebut menyusul masih dikhawatirkannya wabah Covid-19 di Bengkalis.
Kegiatan silaturrahim ditaja Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bengkalis inipun juga dilakukan penundaan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Demikian disebutkan Kabag Kesra Setda Bengkalis H Hambali kepada sejumlah wartawan usai menggelar rapat dengan sejumlah unsur di Kantor Setda Bengkalis, Selasa (15/6/21) siang.
"Setelah melalui rapat bersama dengan Forkopimda dan elemen masyarakat, tadi disepakati kegiatan Silaturrahim Pemkab Bengkalis dengan masyarakat dan rencananya dihadiri Ustaz Abdul Somad pada 21 Juni mendatang harus ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan," ungkapnya.
Dikatakan Hambali, meskipun kegiatan silaturrahim itu rencananya digelar di Pendopo Wisma Daerah akan diberlakukan dengan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 pembatasan yang hadir, namun karena menghadirkan ulama kondang peserta rapat menyebutkan akan mengecewakan masyarakat.
"Selain itu juga penundaan juga dilakukan karena Satgas Penanganan Covid-19 Bengkalis juga tidak mengeluarkan rekomendasi kegiatan tersebut. Kita harus patuhi ketentuan ini, jadi kegiatan ditunda dulu dan hal itu juga sudah disampaikan ke Ustadz Somad," katanya lagi.
Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)
Editor: E Sulaiman
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…