Categories: Bengkalis

Tanam Kabel Optik, Pekerja Bobol Drainase di Mandau

RIAUPOS.CO – Aktivitas penanaman atau pemasangan kabel optik di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya, untuk menanam kabel di bawah tanah, para pekerja merusak atau membobol drainase yang sudah ada.

Seperti pemasangan kabel optik di Jalan Hang Tuah, Kecamatan Mandau. Terlihat, di beberapa titik, terjadi penjebolan dinding drainase.

”Ya, seharusnya pekerjaannya dilakukan secara mandiri tanpa menimbulkan efek negatif bagi masyarakat. Karena jebolnya drainase dapat menimbulkan kerusakan drainase yang telah dibangun pemerintah,” ujar Andi, salah seorang warga Jalan Hang Tuah, Duri.

Ia mengaku, drainase yang dibangun pemerintah berguna untuk mencegah genangan air. Tapi kini pekerja penanam kabel optik bawah tanah menjebol drainase menggunakan pahat manual maupun bor elektrik.

”Kami khawatirkan, di sekitar lokasi pengerjaan itu akan ada genangan air kembali dan mengganggu arus lalu lintas,” ucapnya.

Sejumlah komplain dilontarkan masyarakat yang merasa merugikan. Di mana, para pekerja melepas tutup drainase pada jalan masuk rumah toko (ruko) milik warga.

Raka, salah seorang warga mengaku resah akan proyek pengerjaan penanaman kabel optik.

Awalnya saat ditanya dari mana, pekerja mengaku dari jaringan operator telekomunikasi.

”Nah, jika seperti ini kan sudah mengelabui masyarakat. Ada apa ini, jangan karena layanan jasa salah satu operator internet, masyarakat yang susah dibuatnya,” ujarnya.

Dikatakannya, apalagi dengan merusak bangunan drainase yang sudah susah payah dibangun pemerintah. ”Hanya dengan alasan pembenahan layanan, semua jadi rusak. Jika ingin bagus dan hebat, buat saja jaringan sendiri, jangan merusak yang sudah ada, intinya harus bermodal,” katanya.

Menanggapi berbagai keluhan itu, sejumlah wartawan mencoba mengkonfirmasi ke kantor operator kabel optik PT MS, namun tidak ada yang berani memberikan komentar dengan alasan pimpinan sedang tidak ditempat.

”Tinggalkan saja nomor handphone ya, Pak, nanti akan kami sampaikan ke pimpinan,” jawab salah seorang karyawan yang tidak berkenan menyebutkan namanya.mendiami meja.

Camat Mandau Riki Rihardi yang dikonfirmasi terkait pemasangan kabel optik mengimbau agar pelaku usaha dapat sama-sama menjaga ketertiban dan keindahan lingkungan. Bahkan menjaga lingkungan dengan mengembalikan bentuk semula ketika ada bongkaran atau pemasangan kabel optik yang menggunkan akan mengenai fasilitas umum.

”Ya, biasanya itu tanggung jawab mereka untuk menimbun atau menutup kembali lubang yang sudah mereka gali. Karena ini menyangkut keindahan kota Duri, agar dijaga bersama-sama dan membangun jangan semaunya saja, melainkan mengikuti ketentuan yang berlaku,” harapnya. (yls)

 

Laporan ABU KASIM, Duri

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

15 jam ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

16 jam ago

Unri Gelar MUED 2026, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Dunia Industri dan Pemerintahan

MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…

16 jam ago

Wabup Rohul Sidak PKS, Temukan Harga TBS Sawit Masih di Bawah Ketetapan Pemprov Riau

Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…

16 jam ago

MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…

16 jam ago

Dua Anggota Polres Inhil Resmi Dipecat, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…

17 jam ago