sdm-investasi-bagi-peningkatan-pembangunan
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Bupati Bengkalis Kasmarni saat menyampaikan pemaparan rencana aksi (Renaksi) secara virtual di hadapan Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan dan Kepamongprajaan BPSDM Kementerian Dalam Negeri, terhadap pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, ada empat alasan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi daerah, termasuk di Kabupaten Bengkalis. Di antaranya, SDM merupakan investasi bagi peningkatan dan keberhasilan pembangunan.
Lanjut Bupati, SDM juga merupakan penentu keberlangsungan dan pencapaian tujuan organisasi serta sebagai indikator kunci keberhasilan pelayanan publik.
"SDM juga sebagai legitimasi pemerintah hadir di tengah masyarakat dan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang prima," ujar Bupati Kasmarni, Kamis (12/8).
Selain Bupati Kasmarni, pemaparan serupa juga dilakukan Bupati Muko-Muko dan Bupati Siluma (Bengkulu), Bupati Lampung Timur (Lampung), dan Bupati Ogan Ilir (Sumatera Selatan).
Mereka memaparkan Renaksi pengembangan SDM di daerah masing-masing tersebut dalam rangka pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri bagi bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota hasil pemilihan kepala daerah serentak pada 2020.
Pada kegiatan yang dimoderatori Togar Sibarani selaku coach tersebut, Bupati Kasmarni mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan Renaksi pengembangan SDM di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.(ksm)
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…
Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…
Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…
Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…
Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…
Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…