Categories: Bengkalis

Pemkab Berharap DBH Sawit

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Dana bagi hasil (DBH) ke­lapa sawit dari pemerintah pusat sangat diharapkan dan ditunggu Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Makanya permintaan Gu­bernur Riau, Syamsuar kepada pemerintah pusat memberikan DBH kelapa sawit kepada daerah-daerah penghasil kelapa sawit di Indonesia mendapat sambutan baik dari Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY.

"DBH ini sangat ditunggu-tunggu pemerintah pro­vinsi dan Bengkalis sebagai penghasil kelapa sawit di Riau," kata Bustami HY, Sabtu (11/1).

Dikatakan dia, dengan adanya kejelasan dana DBH tersebut akan memudahkan bagi daerah untuk membangunkan infrastruktur di daerahnya masing-masing.

"Saat ini di Provinsi Riau dengan jumlah penduduknya 7 juta dengan penghasil sawit terbesar di Indonesia tapi DBH nya tidak sesuai . Untuk itu, dengan adanya rakor ini kita menginginkan nantinya akan diterima Presiden Republik Indonesia," ungkap Bustami.(kom)

Laporan ERWAN SANI, Bengkalis

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago