Categories: Bengkalis

Antrean 7 Jam, Bupati Bengkalis Diminta Perbaiki Kinerja Kapal Roro

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) –  Anto terlihat kesal saat berada di pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis untuk menyeberang ke Sungai Pakning, Jumat (11/3/2022).

Ia mengaku sudah antre selama 7 jam lamanya, sejak pukul 13.30 WIB sampai 19.30 WIB. Bahkan waktu habis setengah hari hanya untuk menyeberangi Selat Bengkalis.

"Ya, sudah 7 jam ngantre tak juga menyeberang. Kami pun tak tahu apa masalahnya kok lama sekali ngantrenya," ucapnya kesal.

Ia menyebutkan, sebagai kabupaten terkaya dan terbesar APBD-nya, seharusnya antrran ini tidak terjadi. Karena kondisi seperti ini bukan hanya sekali dialaminya, namun setiap kali menyeberang selalu antrean panjang.

"Ya, sebagai pengguna jasa yang tidak gratis ini tentu sangat kecewa dan meminta ini ada perhatian dari Pemkab Bengkalis untuk membenahi roro," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan  Aminah. Emak-emak yang satu ini juga terlihat emosi. Karena ia juga menunggu cukup lama dan sampai malam.

"Kami mengharapkan kondisi roro ini menjadi bahan evaluasi Pemkab Bengkalis. Karena dengan kondisi ini kami yang teraniaya," ucapnya.

Ia berharap agar Bupati Bengkalis Kasmarni peka dengan keluhan masyarakat. Karena persoalan roro ini bukan kali ini saja, tapi setiap hari selalu bermasalah, termasuk antrean yang cukup lama.

Aminah mengharapkan, pelayanan roro ini segera diperbaiki. Jika perlu datangkan roro yang sehat, sehingga masyarakat tidak perlu lama mengantre.

Menanggapi masalah ini, Bupati Bengkalis, Kasmarni,  menyampaikan, bahwa pihaknya bertekad akan memperbaiki pelayanan di roro. Bahkan akan memberlakukan e-tiketing agar tidak ada yang menerobos antrean.

"Ya, kami akan memperbaiki pelayanna roro dan kami akan memberlakukan e-tiketing, agar tidak ada lagi kendaraan yang menerobos antrean," ujar Bupati pada saat acara peringatan 1 tahun kepemimpinanya awal pekan lalu.

Terhadap keluhan masyarakat, pelaksana tugas Plt Kepala  Dinas Perhubungan Bengkalis, Djamaludin, yang dikonfirmasi melalui pesan WA-nya, Jumat (11/3/2022) malam mengatakan, saat ini roro yang beroperasi hanya  3 kapal dari enam kapal yang ada.

"Ini masyarakat yang akan menyeberang  juga cukup banyak sehingga terjadi antrean panjang," ujarnya.

Djamaludin juga merinci, dari 6 kapal yang ada, hanya 3 yang jalan. Satu kapal dalam kondisi  rusak selama sepekan. Satu kapal lagi sedang dokking, dan satu lagi kapal Swarna Putri sedang pemeriksaan dari BPTD dan BKI. Besok siang baru jalan," ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

9 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

13 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

14 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

14 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

1 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

1 hari ago