Categories: Bengkalis

LAMR Bengkalis Keluarkan Warkah

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Menjelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bengkalis 2020 mendatang, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, mengeluarkan “Warkah Petuah Amanah” atau surat amanah tentang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis periode 2021-2026 dan seterusnya.

Untuk pertama kalinya diterbitkan dan dibacakan oleh LAMR sejak terbentuknya di Kabupaten Bengkalis, Jumat (8/11) berisi tiga petuah. Salah satu petuahnya adalah pemimpin Kabupaten Bengkalis mulai saat ini sampai seterusnya patut dan layak wajib diterajui dipimpin oleh putra atau putri Melayu terbaik di Kabupaten Bengkalis.

Warkah Petuah Amanah ini dibacakan oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Datuk Sri H Zainuddin Yusuf didampingi Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Datuk Sri H Sofyan Said, dan juga dihadiri sekitar 40 pengurus LAMR Kabupaten Bengkalis.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Sri H Sofyan Said mengatakan, makna yang memimpin Kabupaten Bengkalis harus putra putri Melayu tersebut bukan makna yang sempit, tapi mempunyai artian yang sangat luas.

“Artinya, ‘Warkah’ yang  dikeluarkan ini, bertujuan jangan sampai yang akan memimpin di Kabupaten Bengkalis orang luar yang dengan tiba-tiba datang ke  Bengkalis untuk mencalonkan diri,“ ujarnya.

Tapi, kata Sofyan, meskipun orang di luar Suku Melayu dan sudah lama hidup di Kabupaten Bengkalis tetap masuk dalam masyarakat Melayu, maka tidak ada larangan untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Bengkalis.

“Dengan adanya ‘Warkah’ ini, kami tidak menghalangi partai politik, calon, akan tetapi dengan “warkah” ini masyarakat ada rambu-rambu adat yang ada di Kabupaten Bengkalis. Dengan adanya “warkah” masyarakat diharapkan secara bersama-sama didukung. Kalimat ‘Warkah’ adalah petuah, tidak ada memojokkan atau menyudutkan seseorang, suku, tetapi menginginkan tanah leluhur dipimpin oleh orang Melayu yang terbaik,” katanya lagi.

Tiga poin Warkah Petuah Amanah  yang diterbitkan LAMR Kabupaten Bengkalis, menyongsong Pilkada Bengkalis 2020 mendatang.

Pertama merujuk pada hukum adat, tunjuk ajar dan konvensi hak-hak masyarakat adat, serta demi tegaknya jati diri marwah masyarakat Melayu Kabupaten Bengkalis, maka Kepala Daerah pemimpin Kabupaten Bengkalis mulai saat ini sampai seterusnya patut dan layak wajib diterajui dipimpin oleh putra putri Melayu terbaik di Kabupaten Bengkalis.

Kedua, bahwa sesuai dengan sejarah adat pemerintahan kerajaan melayu mempedomani untuk itu, untuk jabatan lainnya jika tidak diperoleh putra Melayu, maka dapat diisi oleh warga Kabupaten Bengkalis darimanapun asalnya, disesuaikan dengan ketentuan undang-undang dan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Ketiga, pemimpin yang ditunjuk baik Kepala Daerah maupun Pemangku Jabatan berada dibawahnya, harus memahami dan menjalankan nilai-nilai adat dan budaya melayu dalam melaksanakan segala kerjanya.(esi)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

10 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

10 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

10 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

10 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

11 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

22 jam ago