Categories: Nasional

Hamili Anak Kandung, Warga Peranap Ditangkap

RENGAT (RIAUPOS.CO) – RA (49) warga Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terpaksa mendekam di sel tahanan Polres. Pasalnya, tersangka diduga kuat telah melakukan pencabulan hingga anak kandungnya sendiri hamil tiga bulan.

Perbuatan tak senonoh yang dilakukan tersangka terhadap anaknya yang masih berusia 16 tahun, terungkap dari salah seorang gurunya. Di mana korban saat ini juga tercatat sebagai salah seorang siswa dibangku sekolah menengah tingkat atas di Kecamatan Peranap.

Sehingga ibu korban berinisial ESN (44) yang mendapat informasi tersebut membuat laporan resmi ke Mapolsek Peranap. “Ibu korban sebelumnya sempat tak percaya hingga beberapa kali menanyakan kepada korban,” ujar Kapolres inhu AKBP Efrizal Sik melalui Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Sabtu (9/11).

Atas laporan ibu korban, RA ditahan tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Inhu yang pimpinan Kanit PPA Polres Inhu Aiptu Khairul Umam pada Kamis (7/11) kemarin. Bahkan, tim PPA Polres Inhu langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka dan ibu korban.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kasus ini mulai terungkap ketika ibu korban ESN mendapat laporan dari salah seorang guru korban. Di mana,

guru korban menyebutkan bahwa korban sudah hamil dan diketahui pada tanggal 30 Oktober 2019 lalu.

Ketika itu pula, ibu korban penasaran dan menanyakan hal itu kepada korban. Ibu korban kaget, ketika korban membenarkan tentang kehamilannya. Bahkan, ibu korban tambah kaget ketika anaknya menangis terisak-isak menyebutkan jika pelakunya adalah ayah kandungnya sendiri.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka sambungnya, tersangka mengakui perbuatannya. Parahnya lagi, perbuatan bejat terhadap anak kandungnya itu sudah dilakukan sejak korban duduk dibangku SMP kelas dua atau masih berusia 14 tahun.

“Tersangka tega melakukannya karena tergiur dengan kemolekan tubuh korban dan  merasa tidak puas dengan pelayanan istrinya,” tambah Paur Humas.

Sementara korban mengaku diancam, jika tidak menuruti nafsu bejat tersangka. Korban juga diancam dan diminta tidak menceritakan perbuatan tak senonoh itu kepada orang lain termasuk kepada ibunya.(kas)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

16 menit ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

28 menit ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

2 jam ago

Pangdam dan Kapolda Kembali ke Inhu, 50 Hektare Karhutla Berhasil Dipadamkan

Pangdam dan Kapolda kembali memantau penanganan Karhutla di Kuala Cenaku Inhu. Dari 150 hektare lahan…

2 jam ago

Witama Kalahkan SMAN 1 Pekanbaru dan Amankan Tiket Semifinal HSBL 2026

Witama melaju ke semifinal HSBL 2026 setelah mengalahkan SMAN 1 Pekanbaru 54-35 dan akan menghadapi…

2 jam ago

51 Peserta Daftar Calon Pimpinan Baznas Riau Periode 2026–2031, Ini Tahapan Seleksinya

Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…

20 jam ago