Categories: Bengkalis

Puluhan Nelayan Hentikan Aktivitas Pengerukan Pasir di Pulau Babi

RUPATUTARA (RIAUPOS.CO) – Puluhan nelayan yang berada di Kecamatan Rupat Utara terutama dua desa yaitu Suka Damai dan Titi Akar, nekat menyetop aktivitas pengerukan pasir laut yang dilakukan oleh PT Logo Mas Utama di dekat Pulau Babi.

Eri Yanti, salah seorang nelayan menyebutkan, bahwa aksi tersebut dilakukannya bersama rekan-rekannya sebagai bentuk penolakan atas aktivitas pengerukkan pasir di Pulau Babi, Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Bengkalis.

"Di sana merupakan tempat kami nelayan untuk melepaskan jaring, karena ada aktivitas dari PT Logo Mas Utama maka menjadi hambatan bagi kami dalam mencari ikan," ujar Eri Yanto, Senin (8/11/2021).

Menurut Eri, pihak nelayan yang berada di Desa Titi Akar dan Suka Damai sudah membuat pertemuan dengan PT Logo Mas Utama di sana dan sudah disepakati agar aktivitas pengerukkan pasir digeser dari Pulau Babi.

"Kami juga menolak tawaran yang diberikan dari PT Logo Mas Utama, karena itu hanya bersifat sementara atau beberapa hari saja," ujarnya.

Sementara itu, pihak PT Logo Mas Utama ketika dikonfirmasi terkait aksi pemberhentian pengerukkan pasir dari para nelayan di perairan Kecamatan Rupat Utara, tepatnya di Pulau Babi belum memberikan keterangan apapun.

Sedangkan Kapolsek Rupat Utara, Iptu Abdul Wahab saat dikonfirmasi via Whatsapp mengatakan, aksi yang dilakukan oleh nelayan di perairan Kecamatan Rupat Utara tepatnya Pulau Babi sudah selesai dan tidak ada bentrok dengan pihak PT Logo Mas Utama.

"Ya, hasil kesepakatan dengan pihak perusahaan akan ada rapat lagi. Kami juga masih menunggu jadwal rapat yang akan dihadiri langsung pimpinan perusahaan nantinya," ujarnya.
 

Laporan: Abu Kasim (Rupat Utara)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago