Categories: Bengkalis

Dugaan Korupsi Pemdes Titi Akar Rp5 M Masuk Tahap Penyidikan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Proses penyelidikan dugaan korupsi penggunaan dana desa di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis sudah naik kelevel ke penyidikan.

Sedangkan proses penyelidikan perkara dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2019 dan 2020 sudah dilakukan oleh penyidik Kejari Bengkalis  sejak Desember 2021 lalu. Namun pihak penyidik Kejari Bengkalis yang langsung dilakukan kasi pidana khusus sudah memanggil perangkat Pemerintahan Desa (Pemdes) Titi Akar. Yakni kepala desa dan kaur pemerintahan desa.

‘’Ya, sudah kami tingkatkan kasusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Karena dari hasil audit yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Bengkalis ada potensi kerugian negara,’’ ujar Kajari Bengkalis Rahmad Budiman kepada Riaupos.co di ruang kerjanya, Rabu (6/4/2022).

Namun ketika ditanya apakah penyidik Kejari sudah menetapkan tersangkanya? Rahmad menjawab, pihaknya masih melakukan penyidikan dan memanggil pihak-pihak yang berkaitan dengan dugaan korupsi dana desa.

‘’Belum lagi. Kami masih dalami kasusnya dulu. Tapi yang jelas potensi kerugainnya ada,’’ ujarnya.

Sementara itu, terkait proses hukum perkara dugaan korupsi penggunaan anggaran dana desa di Desa Titi Akar, beberapa orang staf Desa Titi Akar sudah dimintai keterangan oleh penyidik Pidsus Kejari Bengkalis. Di antaranya, Kasi Kesra Desa Titi Akar, Harianto.

Bahkan Harianto mengaku, bekerja tidak sesuai SK dari Kepala Desa Titi Akar Sukarto. Ia mengaku justru ditugaskan kepala desa sebagai juru bayar proyek yang seharusnya menjadi tugas bendahara atau kasi keuangan.

Selain para kepala seksi, penyidik juga memeriksa 4 kepala dusun di Desa Titi Akar. Hanya, saja pihak penyidik masih belum mempublis tersangka dalam perkara ini.

 

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: Edwar Yaman

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Ribuan Peserta PBI JKN di Meranti Dinonaktifkan Usai Pemutakhiran Data

Pemutakhiran data nasional membuat 6.125 peserta PBI JKN di Kepulauan Meranti dinonaktifkan. Warga masih bisa…

8 menit ago

Optimalkan PAD, Pemprov Riau Kaji Kenaikan Nilai Pajak Air Permukaan

Pemprov Riau menyiapkan revisi Pergub pajak air permukaan dengan tiga opsi nilai air guna meningkatkan…

27 menit ago

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

18 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

18 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

21 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

21 jam ago